Kumpulan Berita
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menyebutkan, pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Polisi melakukan uji laboratorium forensik (Labfor) terhadap sejumlah barang bukti, salah satunya wadah yang diduga digunakan untuk menampung air keras yang disiramkan pelaku kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Polisi mengungkapkan bahwa empat orang terduga pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Polda Metro Jaya bentuk tim gabungan untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Menurutnya, dengan beredarnya video dan foto dari wajah terduga pelaku, mereka panik dan berusaha mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar hasil rekayasa AI.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhma mendesak, Polri untuk mengungkap pelaku lapangan dan intelektual yang memerintahkan.
Informasi yang salah dapat menyebabkan fakta penyelidikan menjadi kabur.
Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan terkait kasus penyiraman air keras, terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.