Kumpulan Berita

Purbaya Yudhi Sadewa


Hot Issue
11 May 2026

Purbaya Ungkap Status Dirjen Bea Cukai Usai Terseret Kasus Korupsi: Tunggu Putusan Sidang

Purbaya Yudhi Sadewa siap mengambil langkah tegas terhadap Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama yang namanya terseret dalam kasus dugaan suap.

Hot Issue
11 May 2026

Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru yang Ganggu Pengusaha

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak mengeluarkan kebijakan perpajakan yang dapat menghambat pertumbuhan dunia usaha di Indonesia.

Hot Issue
11 May 2026

Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun, Purbaya: Harusnya Anda Puji Kita

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaporkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun.

Hot Issue
11 May 2026

Purbaya Tegur DJP, Tegaskan Tak Ada Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Yudhi Sadewa menegur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyusul adanya rencana pemeriksaan terhadap peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II.

Hot Issue
10 May 2026

Work-Life Balance Ala Purbaya: Kerja Keras tapi Jangan Lupa Istirahat

Di sela kegiatan olahraga saat car free day (CFD) di Jakarta, Purbaya juga memantau langsung aktivitas ekonomi masyarakat.

Hot Issue
10 May 2026

Respons Purbaya soal Sakit Masuk RS hingga Mau Naik Haji, Ini Faktanya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan soal kabar sakit hingga masuk rumah sakit (RS) karena kondisi kesehatan yang memburuk. Kabar ini viral dan beredar di media sosial.

Hot Issue
9 May 2026

5 Fakta Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Kalahkan China hingga AS

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026. Angka ini tertinggi di G20.

Hot Issue
8 May 2026

Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi dari SAL

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjajaki pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebagai salah satu sumber pendanaan untuk Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini dirancang sebagai benteng pertahanan guna menjaga stabilitas pasar Surat Berharga Negara (SBN) agar tidak mengalami tekanan berlebihan akibat aksi jual oleh investor asing.