Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis hasil pemadanan data calon penerima bantuan stimulan rumah rusak akibat bencana di wilayah Sumatera. Dari proses verifikasi ketat, sebanyak 27.173 keluarga dinyatakan valid dan menjadi prioritas utama untuk menerima bantuan perbaikan hunian.
Presiden Prabowo Subianto memgumumkan program Gentengisasi. Progam ini sebagai upaya mempercantik estetika permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian rakyat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik pembiayaan rumah rendah emisi hingga 20.000 unit pada tahun 2026. Perseroan juga meningkatkan porsi pembiayaan berkelanjutan sebagai wujud komitmen perseroan dalam menerapkan praktik perbankan yang ramah lingkungan (green banking) demi mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan dan mengurangi emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.
Penyediaan rumah layak hini ini bisa juga mengentaskan kasus Tuberkulosis (TBC) hingga stunting di Indonesia.
Rencana menata atap rumah masyarakat dengan genteng sebagai bagian dari perbaikan infrastruktur untuk kepentingan publik.
Purbaya menegaskan kebutuhan dana untuk program tersebut relatif kecil dan masih berada dalam batas yang terkendali.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalankan respons pemulihan pascabencana banjir besar di Aceh melalui pendekatan kebencanaan terpadu dan berlapis.
Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, maupun yang hilang atau hanyut.