Kumpulan Berita
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bakal lebih berhati-hati dalam menerbitkan surat berharga negara (SBN) valas.
Surat Berharga Negara Ritel atau SBN Ritel jadi pilihan baru untuk aset investasi. Pasalnya, aset ini menawarkan sejumlah keuntungan.
Bank Indonesia (BI) telah melakukan pembelian SBN untuk pendanaan APBN 2021 sebesar Rp358,32 triliun.
Pemerintah berencana mengurangi porsi kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara atau SBN tenor pendek
Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana sebesar Rp142,74 triliun sejak Januari hingga 15 Oktober 2021.
Pemerintah kembali menawarkan produk Surat Berharga Negara (SBN) ritel yaitu Obligasi Negara Ritel seri ORI020
Bank Indonesia (BI) berkomitmen membantu pendanaan APBN melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana.
Sri Mulyani memastikan tidak ada kesulitan pemerintah dalam menarik utang.