Kumpulan Berita
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 80.026 personel, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
TNI menyiagakan 1.279 personel untuk menghadapi situasi kebencanaan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ribuan personel tersebut berasal dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Polri, serta sejumlah instansi lainnya.
Dia menambahkan, pelaksanaan latihan bertujuan menguji kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas secara terpadu, sekaligus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antarnegara.
Kemampuan tempur pasukan multinasional diuji dalam medan hutan Lampung melalui rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026. Marine Force (Marfor) Lampung bersama pasukan Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan mengasah sejumlah taktik darat untuk memperkuat kemampuan operasi.
Saat itu sedang terjadi pemburuan atas seorang dukun bernama Mbah Mulyono Surodiharjo, yang dikenal sebagai dukun sakti dan sering mengobati orang sakit.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai meminta pengacara korban penyiraman air keras, Andrie Yunus, mengajukan kasasi. Hal ini menyusul putusan banding yang membatalkan pidana tambahan berupa pemecatan terhadap dua anggota TNI.
Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II-06 Jakarta meringankan vonis dua prajurit TNI yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Kedua prajurit yang diringankan hukumannya ialah Serda Edi Sudarko dan Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono.
Kegiatan tersebut dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), sejumlah gubernur dan lain sebagainya.