Kumpulan Berita
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan enam warga negara Indonesia (WNI) sempat diamankan oleh otoritas Armenia, terkait dugaan pembunuhan terhadap seorang WNI di Yerevan. Dari jumlah tersebut, dua orang telah dibebaskan, sedangkan empat WNI lainnya masih menjalani proses penyidikan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyesalkan tindakan seorang warga negara Indonesia (WNI), yang diduga meninggalkan rombongan wisata saat berkunjung ke Korea Selatan, sehingga melanggar aturan keimigrasian setempat.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan ratusan ribu warga negara Indonesia (WNI), yang berada di kawasan Timur Tengah masih dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Polri mengonfirmasi telah memonitor laporan tentang penyanderaan WNI tersebut.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan pemerintah telah menyiapkan skenario evakuasi pekerja migran Indonesia (PMI), apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah semakin memburuk. Saat ini, pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara terkait.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk pembebasan 4 ABK WNI, yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 yang disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, terus memantau dan berkoordinasi secara intensif dengan Korea Coast Guard (KCG) terkait insiden tenggelamnya kapal penangkap ikan yang diawaki enam anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) di perairan Busan, Korea Selatan, pada Kamis 25 Juni 2026.
Deng Ical meminta pemerintah terus meningkatkan perlindungan terhadap PMI di luar negeri.