Kumpulan Berita
Indonesia berkoordinasi dengan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk memastikan kondisi para WNI.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengungkapkan, kondisi 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel. Diketahui, 9 orang WNI tersebut tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), dan mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.
Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel terhadap para peserta Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah menjalani misi kemanusiaan ke Gaza.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI serta perwakilan Indonesia di luar negeri dalam posisi siaga usai lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap militer Israel.
Dua WNI yang ditahan adalah Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu.
Tindakan Israel ini dianggap melanggar setidaknya dua hukum internasional.
Saat ini lima WNI dilaporkan ditangkap setelah dicegat oleh militer Israel.