Kumpulan Berita

Yusril ihza Mahendra.


Nasional
9 June 2026

Wujudkan Pelayanan Akuntabel, Menko Yusril Beri 8 Arahan Pembenahan Organisasi

Pembenahan dirasa penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, responsif, dan berintegritas.

Nasional
4 June 2026

Menko Yusril Ungkap Modus Culas Silmy Karim Peras WNA

Pemerintah, kata Yusril, prihatin dengan tindakan rasuah yang terjadi meski tidak dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Nasional
14 May 2026

Pemerintah Tegaskan Tak Larang Pemutaran Film Pesta Babi

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah mengeluarkan arahan maupun kebijakan yang melarang pemutaran atau kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.

Nasional
2 May 2026

Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegakan HAM tidak bisa diambil alih oleh pemerintah.

Nasional
11 April 2026

Gibran Usul Hakim Ad Hoc Dilibatkan dalam Kasus Andrie Yunus, Yusril: Akan Dikaji Bareng MA

Yusril menyinggung pengadilan ad hoc memang disebutkan dalam beberapa perkara tertentu seperti Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) dan korupsi.

Nasional
11 April 2026

Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Yusril Tegaskan Tersangka Tetap Diadili di Peradilan Militer

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra menyatakan, bahwa kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh oknum prajurit TNI terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, tetap akan diadili di peradilan militer.

Nasional
6 March 2026

Divonis Tak Bersalah, Delpedro Minta Harkat dan Martabat Dipulihkan

Delpedro cs merasa dirugikan atas proses hukum yang telah berjalan.

Nasional
4 March 2026

Menko Yusril Nilai Parliamentary Threshold Tidak Perlu Ada, Ini Alasannya!

Yusril Ihza Mahendra, menilai Parliamentary Threshold tak perlu ada. Karena PT tak memiliki kaitan dengan stabilitas politik, parlemen, dan lain sebagainya.