Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Larang Sholat Idul Fitri Berjamaah, Bukan Melarang Beribadah

Rizka Diputra, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 620 2216906 pemerintah-larang-sholat-idul-fitri-berjamaah-bukan-melarang-beribadah-Aoe0IPkoit.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan RI)

“R0 kita masih di atas poin 1,11. Info dari WHO bahwa yang biasanya bisa melakukan relaksasi itu di bawah satu. Jadi kalau di bawah satu, baru mulai berpikir relaksasi tapi kalau masih di atas 1,11 maka tidak boleh ada relaksasi tetap tepat,” kata dia, menukil dari laman VOA Indonesia.

"Hendaknya kita semua taat dengan aturan Undang-undang Nomor 6 tahun 2018 itu taat kepada aturan UU Nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kewilayahan yang antara lain berbicara tentang pembatasan kegiatan keagamaan harus dilakukan di dalam rumah sendiri bersama keluarga inti dan pembatasan kegiatan di tempat dan fasum,” tutur Menag.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Selasa 19 Mei 2020 melaporkan penambahan kasus corona di Indonesia yaitu sebanyak 486. Total kasus virus hingga kini mencapai 18.496.

Ilustrasi

Lima provinsi dengan kasus terbanyak yaitu DKI Jakarta dengan total kasus 6.155 disusul Jawa Timur sebanyak 2.377 Jawa Barat 1.700, Jawa Tengah 1.175, dan Sulawesi Selatan 1.064 kasus. Sebanyak 143 pasien sudah diperbolehkan pulang, sehingga total pasien yang telah pulih mencapai 4.467.

Untuk sebaran pasien sembuh terbanyak, di DKI Jakarta menempati posisi teratas dengan 1.329 pasien, diikuti Jawa Barat (411), Jawa Timur ( 375), Sulawesi Selatan (358), dan Bali (267). Ironisnya, korban jiwa masih terus berjatuhan. Di mana kemarin terjadi penambahan sebanyak 30 orang meninggal dunia. Sehingga total pasien meninggal hingga saat ini tembus di angka 1.221 orang.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini