Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akhir Puncak Pandemi Covid-19 Sulit Diprediksi, Vaksin Jalan Terakhir?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2020 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 620 2255500 akhir-puncak-pandemi-covid-19-sulit-diprediksi-vaksin-jalan-terakhir-7cRzZdoYUU.jpg Akhir puncak pandemi Covid-19 sulit diprediksi (Foto : Okezone)

Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia masih belum berakhir. Bahkan beberapa pekan terakhir, DKI Jakarta semakin menunjukkan angka peningkatan kasus positif Covid-19.

Akhir dari pandemi Covid-19 tentu masih jadi tanda tanya besar. Bahkan saat ini pun tidak ada yang tahu secara pasti kapan puncak dari pandemi Covid-19 ini dapat berakhir.

Ahli Epidemiologi dari Univeristas Airlangga (Unair), Laura Navila Yamani mengatakan, sangat sulit untuk memprediksi kapan pandemi Covid-19 berakhir. Terlebih dengan perilaku masyarakat yang banyak masih belum disiplin.

New Normal

“Jika ditanya kapan puncak berakhir ini semakin sulit untuk diprediksi, karena intervensi yang dilakukan semakin diperlonggar dengan adanya relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” terang Laura saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu

Sekadar informasi peningkatan kasus positif Covid-19 semakin bertambah di DKI Jakarta sejak dilakukannya pelonggaran PSBB. Bahkan saat ini beberapa klaster baru mulai bermunculan, salah satunya adalah klaster perkantoran yang sedang ramai diperbincangkan.

“Relaksasi PSBB membuat indikator-indikator yang diperlukan dalam melakukan prediksi sulit untuk dianalisis. Misal dengan aturan penerapan protokol kesehatan belum dilakukan secara disiplin oleh masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga : Serunya Liburan Raisa dan Hamish Daud di Kepulauan Seribu

Vaksin satu-satunya cara akhiri pandemi Covid-19?

Sementara itu, karena pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, sebagian orang memprediksi bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran Covid-19 adalah dengan menemukan vaksin secepat mungkin. Namun apakah hal tersebut benar?

Laura, mengatakan bahwa penelitian tentang vaksin memang sedang berjalan sampai saat ini. Namun beberapa kemungkinan mungkin bisa terjadi di luar prediksi manusia.

“Misalkan adanya kemungkinan kegagalan atau ketidakefektifan dari suatu vaksin. Tetapi seperti yang kita ketahui bersama kandidat vaksin ini kan banyak ya. Tinggal kita menunggu dari hasil uji klinis mana yang lebih cepat dan paling efektif,” jelas Laura.

Meski demikian penemuan vaksin ini memerlukan waktu dan proses yang panjang. Oleh sebab itu, langkah yang tepat untuk dilakukan saat ini yakni dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.

vaksin covid

“Keefektifan dari vaksin pun tidak bisa diukur dalam waktu singkat harus dievaluasi untuk jangka panjang. Walaupun sudah ada vaksin belum tentu virus akan hilang 100 persen. Terbukti dari beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi walaupun dengan adanya vaksin/imunisasi tapi masih ditemukan kasus atau bahkan KLB,” sambungnya.

Vaksin belum bisa berjalan dengan maksimal karena cakupan imunisasi yang juga belum menyeluruh. Meski nantinya sudah terdapat vaksin Covid-19, tapi harus tetap diimbangi dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kebiasaan ini ampuh untuk mencegah penyakit menular. Caranya seperti: cuci tangan dengan air sabun secara rutin, etika batuk, bersin dan sebagainya,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini