Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Objek Wisata di Klaten Kembali Dibuka, Apa Saja?

Selasa 13 Oktober 2020 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 620 2292797 tiga-objek-wisata-di-klaten-kembali-dibuka-apa-saja-BThV9qbT4p.jpg Candi Plaosan di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah (Ponco Suseno/Solopos)

TIGA dari enam objek wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali dibuka oleh pemerintah setempat setelah sempat ditutup akibat pandemi Covid-19. Sejak tempat itu ditutup, pemasukan Pedapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Klaten dari sektor wisata anjlok.

Kasi pengelolaan dan Pengembangan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Ahmad Susanto, mengatakan enam objek wisata tersebut selama ini jadi andalan PAD.

Baca juga: 7 Tips Traveling Aman dan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19

Setelah dilakukan uji coba dan evaluasi pelaksanaan protokol kesehatan, akhirnya tiga di antara objek wisata itu dibuka. Ketiganya adalah Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan dan Candi Plaosan di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Satu lagi wisata religi Makam Sunan Pandanaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.

Melansir dari Solopos, Selasa (13/10/2020), pembukaan kembali objek wisata itu setelah persyaratan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dipenuhi dan dilaksanakan.

Belum Izin Pemprov

Sementara, tiga objek wisata lainnya yang masih tutup yakni Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat; pemandian Jolotundo di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom; serta Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Kecamatan Tulung. Jolotundo dan OMAC masih ditutup lantaran Pemprov Jawa Tengah belum mengizinkan buka.

Sedangkan Bukit Sidoguro belum dibuka lantaran ada proyek renovasi panggung hiburan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Dalam waktu dekat, Disparbudpora berencana menggelar simulasi pembukaan kembali Bukit Sidoguro menyesuaikan protokol kesehatan pencegaha Covid-19.

Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Mohon Maaf Tak Boleh Gelar Tikar

Terkait objek wisata yang sudah buka, Ahmad mengakui belum bisa menyumbangkan setoran PAD secara optimal. Sempat buka sekitar dua pekan, Candi Plaosan tutup lagi selama dua pekan menyusul ada warga yang tinggal di dekat objek wisata yang terkonfirmasi positif Covid-19. Candi Plaosan dibuka kembali untuk kunjungan wisata mulai Sabtu (10/10/2020).

“Setiap Senin memang di Candi Plaosan libur,” kata Ahmad saat ditemui Espos di Setda Klaten, Senin (12/10/2020).

Selama buka, Ahmad mengatakan jumlah kunjungan belum seramai seperti sebelum pandemi Covid-19. “Target kami per hari 200 orang memang tidak tercapai. Karena memang ada pembatasan-pembatasan yang diberlakukan. Selain jumlah pengunjung, jam buka dibatasi dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Sementara pengunjung itu cenderungnya datang saat sore untuk mengejar sunset,” ungkap dia.

Pendapatan

Pada bagian lain, hingga pertengahan Maret lalu, capaian PAD senilai Rp879 juta. Sumbangan PAD terbanyak selama 2,5 bulan di 2020 itu berasal dari Bukit Sidoguro senilai Rp344 juta.

Lantaran stagnan berbulan-bulan, Ahmad mengatakan target PAD dari sektor wisata pada 2020 direvisi. Dari semulai ditarget bisa menyetorkan sumbangan PAD senilai Rp2,2 miliar, target diubah pada APBD perubahan menjadi Rp900 juta.

Berikut perincian pendapatan daerah sektor wisata selama pandemi :

• Capaian PAD sampai 15 Maret 2020 : Rp879.036.500

• Tingkat kunjungan : 912.161 orang

• Sumbangan PAD dari Candi Sojiwan dan Candi Plaosan : Rp106.338.500

• Sumbangan PAD dari Bukit Sidoguro : Rp344.570.000

• Objek wisata di Klaten mulai ditutup gara-gara pandemi Covid-19 : pertengahan Maret 2020

• Objek wisata diizinkan buka lagi dengan syarat menerapkan protokol kesehatan : pertengahan Agustus 2020

• Objek wisata air menjadi objek yang belum diizinkan buka hingga saat ini

Objek wisata dikelola pemkab yang mulai buka :

• Candi Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan

• Candi Sojiwan, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan

• Makam Sunan Pandanaran, Desa Paseban, Kecamatan Bayat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini