Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukung UMKM, Erick Thohir Akan Salurkan Bantuan untuk 3 Sektor Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 620 2301097 dukung-umkm-erick-thohir-akan-salurkan-bantuan-untuk-3-sektor-ini-evmvlwmVck.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memberikan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dukungan pun diberikan pada tiga aspek.

Menteri BUMN Erick Thohir merinci, tiga aspek yang akan diberikan kepada pelaku UMKM diantaranya, fasilitas infrastruktur, pendanaan, dan akses market. "Saya dari BUMN, justru pada saat ini ingin mendukung UMKM di dalam tiga hal. Pertama, penyiapan infrastruktur, kedua yakni pendanaan, dan ketiga adalah pasar atau market," ujar Erick Thohir, dikutip Kamis (29/10/2020).

 Baca juga: 3 Strategi Bantu UMKM Lebarkan Sayap ke Luar Negeri

Dukungan fasilitas infrastruktur yang dimaksud Erick adalah berupa pembangunan jalan tol, teknologi atau kecerdasan buatan, dan pusat data. Dari fasilitas yang dibangun perseroan plat merah ini, Kementerian BUMN akan berperan sebagai saluran (backbone) agar bisa digunakan oleh UMKM.

"BUMN mendapatkan tugas dari negara untuk terus dalam krisis saat ini, kita membangun infrastruktur seperti jalan tol, digitalisasi, termasuk PT Telkom membangun pusat data, kecerdasan buatan, dan lainnya. Tetapi tidak berkompetisi dengan UMKM, tapi kita justru menjadi backbone-nya untuk mendukung mereka," kata dia.

 Baca juga: UMKM Dapat Diskon, Biaya Merchant QRIS 0%

Sedangkan bantuan pendanaan sendiri akan diberikan oleh lembaga keuangan plat merah seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Sebelumnya, UMKM pun sudah menerima stimulus kredit dari anggota bank Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Untuk sektor pembiayaan, Erick menegaskan, bantuan hanya diberikan kepada UMKM yang bankable atau memenuhi persyaratan bank untuk mendapatkan kredit usaha. "Mengingat terdapat juga beberapa UMKM yang bankable. Kita juga mendukung dalam hal tersebut," katanya.

Sementara untuk fasilitas pasar, Kementerian BUMN akan menggunakan gedung Sarinah sebagai pusat perdagangan UMKM. Bahkan, Erick akan berkoordinasi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama mengenai hal tersebut.

Pihak Erick memang tengah mendesain ulang gedung Sarinah yang semula identik dengan department store segera bertransformasi menjadi pusat UMKM. Perombakan konsep bisnis tersebut direncanakan berjalan dalam rentang waktu satu tahun.

Erick mengatakan, potensi UMKM di Indonesia yang menjadi salah satu sektor penopang perekonomian terbesar bisa digenjot agar UMKM dapat meningkatkan kualitas produk secara desain, proses, dan penyaluran bahan bakunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini