Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wali Kota Batu Izinkan Gelar Acara Tahun Baru, Hotel Siap Tegakkan Protokol CHSE

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 620 2327240 wali-kota-batu-izinkan-gelar-acara-tahun-baru-hotel-siap-tegakkan-protokol-chse-Ic8H9clutl.jpg Selecta Batu, Malang. (Foto: Okezone/Avirista)

SEJUMLAH hotel dan tempat wisata di Malang raya mulai bersiap menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal yang paling ditekankan yakni penerapan protokol kesehatan (Prokes) demi mencegah penyebaran Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sujud Hariadi menyatakan, pihak hotel dan sejumlah tempat wisata di Kota Batu sudah komitmen dalam penerapan protokol kesehatan, sejak kembali buka pada Juli 2020.

"Kami tetap harus ketat protokol kesehatan harus betul-betul menjaga sekali wisatawan yang datang, sudah kita mulai Juli. Pertama buka kan harus sesuai standar protokol kesehatan yang ada," ucap Sujud ditemui pada Senin (14/12/2020).

Baca Juga: Okupansi Hotel di Malang Raya Naik Jelang Natal dan Tahun Baru 2021

wisata

Dirinya menegaskan bila protokol kesehatan masih menjadi prioritas utama di setiap kegiatan yang diadakan, demi mencegah penularan Covid-19 di wisatawan. Apalagi Pemkot Batu juga sudah mengizinkan adanya bila semua hotel membuat acara untuk tahun baru.

"Pemkot Batu mengizinkan semua hotel membuat acara untuk tahun baru. Intinya kami untuk memecah keramaian, semua hotel tetap mengadakan acara seperti sebelumnya malam Tahun Baru. Kita boleh mengadakan, tetapi dengan menjaga protokol kesehatan yang baik," tutur pria yang juga Direktur PT Selecta ini.

 

Sujud menambahkan, bila diizinkannya hotel-hotel membuat acara di tahun baru guna memecah keramaian yang kerap terjadi di pusat Kota Batu. Namun Pemkot Batu beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batu menegaskan seluruh hotel harus tetap menjaga protokol kesehatan.

"Kemarin sudah ketemu dengan wali kota dengan Kapolres juga itu, intinya boleh mengadakan kegiatan tapi harus dijaga maksimal 50 persen dari kapasitas, wajib masker, bagaimana handsanitizer, cuci tangan, jadi harus benar-benar patuh protokol kesehatan," terangnya.

Sementara itu di Kota Malang Sales dan Marketing Manager Hotel Tugu Sarasvati menegaskan, pemberlakuan protokol kesehatan Covid-19 menjadi hal yang tak bisa ditawar dalam setiap kegiatan dan operasional di hotelnya.

Baca Juga: Tempat Nongkrong Berkonsep Rooftop di Kemang Ini Bikin Betah Berlama-lama

"Kita selalu menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat, salah satunya dengan menjual 50 persen dari total kamar yang tersedia. Hal ini karena harus disterilisasi selama 24 jam sebelum tamu selanjutnya check in, jadi sterilisasi ini dilakukan setelah tamu check out," paparnya.

Penerapan protokol kesehatan juga menjadi hal yang wajib dilaksanakan di Kota Malang. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni meminta seluruh hotel dan tempat wisata di Kota Malang harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Di tengah pandemi Covid 19, menjaga kesehatan sangat penting dilakukan. Kami imbau masyarakat dan pihak hotel tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mulai memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini