Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LPEI Cetak 60 Eksportir Baru dan 2.200 UKM Siap Ekspor Selama Pandemi

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 620 2348986 lpei-cetak-60-eksportir-baru-dan-2-200-ukm-siap-ekspor-selama-pandemi-Wk4jSxoiCT.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencetak puluhan eksportir baru dan ribuan UKM siap ekspor sepanjang 2020. Kinerja baik tersebut mampu dicapai ditengah pandemi Covid-19 dimana tantangan ekonomi dan industri keuangan sangat berat.

Beberapa raihan positif LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, antara lain telah mampu melahirkan 60 eksportir baru dan 2.200 UKM binaan yang siap untuk melakukan ekspor. Kemudian, per Desember 2020 (unaudited) LPEI telah menyalurkan pembiayaan ekspor senilai Rp90,4 triliun LPEI juga telah mampu menyalurkan penjaminan senilai Rp9,9 triliun dan asuransi senilai Rp8,1 triliun.

Baca Juga:  Kabar Gembira, BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair Lagi Tahun Ini

Selain itu, LPEI juga melakukan peningkatan kualitas pembiayaan dan penguatan proses bisnis antara lain melalui penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Sekretaris Perusahaan LPEI Agus Windiarto menyampaikan, tahun 2020 merupakan titik balik perbaikan kinerja keuangan LPEI dan diharapkan berlanjut pada 2021.

Manajamen optimistis, LPEI akan terus tumbuh secara berkelanjutan dengan prioritas pada tahun ini meliputi menjalankan mandat, perbaikan kualitas asset, pengembangan bisnis, serta penguatan proses internal.

Baca Juga:  Efek WFH, UMKM Sektor Ini Dilirik saat Pandemi Covid-19

Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PDIP Said Abdullah, berharap agar kinerja LPEI yang semakin membaik dapat terus ditingkatkan. Perbaikan kinerja yang dilakukan manajemen LPEI saat ekonomi menghadapi tantangan akibat pandemi, tentu saja merupakan salah satu capaian positif yang perlu diapresiasi. Karena itu, perlu ditingkatkan seiring dengan momentum pemulihan ekonomi.

"Meski ditengah krisis akibat pandemi, LPEI telah mampu menurunkan NPL nett menjadi 9,8% dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp285 miliar. Tentu tren positif ini, saya kira harus terus dijaga seiring momentum pemulihan ekonomi. Namun, perbaikan dan pengelolaan kualitas pembiayaan tetap harus ditingkatkan agar NPL Gross dapat berangsur-angsur menurun," ucap Said. Jumat (22/1/2021).

Ia pun mendorong LPEI untuk terus menjaga kinerja sekaligus secara terus menerus mendampingi, memberi pelatihan, juga memberikan berbagai kemudahan kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mampu melakukan ekspor.

"LPEI perlu terus menjaga kerja keras dalam mendorong bangkitnya UMKM yang berorientasi ekspor. Termasuk pelaksanaan mandat lainnya dari pemerintah, seperti penugasan khusus ekspor, penjaminan korporasi padat karya, bahkan berperan juga sebagai pelaksana investasi dalam rangka PEN," ujar Said Abdullah.

Agar semua itu terwujud, Said berharap agar LPEI perlu dengan serius memperkuat kapasitas dan kapabilitasnya baik dari sisi SDM, manajemen risiko, serta dukungan teknologi. Sehingga, berbagai tugas dan amanat yang diberikan kepada LPEI sesuai undang-undang dapat direalisasikan

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini