Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Rehat, Mike Dean Kembali Pimpin Liga Inggris

Antara, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 620 2363665 usai-rehat-mike-dean-kembali-pimpin-liga-inggris-3WcjfN8Pj3.JPG Mike Dean mencabut kartu merah (Foto: Reuters/Clive Rose)

LONDON - Masa rehat wasit Mike Dean resmi berakhir. Pria berkebangsaan Inggris itu kembali ditunjuk untuk memimpin pertandingan akhir pekan ini. Dean diminta bertugas sebagai pengadil di laga Liga Inggris 2020-2021 antara Burnley vs West Bromwich Albion di Stadion Turf Moor. Sabtu 20 Februari. 

Mike Dean dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan setelah dia memberi kartu merah kepada bek Southampton Jan Bednarek saat mereka kalah 0-9 melawan United. Dean juga memberikan kartu merah kepada gelandang Ham United Tomas Soucek saat tim ini ditahan seri 0-0 oleh Fulham.

Baca juga: Simpati Mourinho untuk Mike Dean, Wasit yang Dapat Ancaman Pembunuhan 

Dilaporkan Reuters, Kedua keputusan tersebut cukup mengundang kontroversi. Pasalnya, kartu merah bagi Bednarek dan Soucek pada akhirnya dibatalkan oleh PGMOL.

Wasit berusia 52 tahun itu sudah meminta untuk sementara tak dilibatkan dalam jadwal pertandingan Liga Inggris. Namun dia memimpin pertandingan babak kelima Piala FA 2020-2021 antara Leicester City melawan Brighton & Hove Albion, Rabu pekan lalu.

Mike Dean memimpin laga Man United vs Southampton (Foto: Reuters/Phil Noble)

Sang pengadil sudah melaporkan beragam ancaman pembunuhan terhadapnya dan keluarga, ke Kepolisian Merseyside. Ancaman terhadap Mike Dean itu memunculkan reaksi keras dari pihak Premier League. 

Baca juga: Dapat Ancaman Pembunuhan, Wasit Liga Inggris Mike Dean Minta Diistirahatkan 

Dukungan bagi Mike Dean pun mengalir dari PGMOL (otoritas yang berwenang menunjuk wasit) serta Premier League. Tak lupa, kedua lembaga itu mengutuk keras ancaman pembunuhan yang diarahkan kepada Mike Dean serta keluarganya.

“Ancaman seperti ini sungguh tidak bisa diterima dan kami mendukung penuh keputusan Mike Dean untuk melaporkan ancaman-ancaman tersebut ke polisi,” tutur Direktur Pelaksana PGMOL, Mike Riley.

“Sangat tidak bisa diterima melihat Mike Dean dan keluarganya menerima perlakuan buruk di media sosial, termasuk ancaman pembunuhan, sebagai konsekuensi dari pekerjaannya di Liga Inggris,” tegas Chief Executive Premier League, Richard Masters.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini