Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Thomas Tuchel Perpanjang Tren Positif Bersama Chelsea

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 05:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 620 2380270 thomas-tuchel-perpanjang-tren-positif-bersama-chelsea-tKQBsn93Xw.jpg Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (Foto: Reuters)

LONDON -  Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, kembali membuktikan kualitasnya dengan membawa The Blues melaju ke babak perempatfinal Liga Champions 2020-2021. Chelsea melangkah ke babak berikutnya usai menyingkirkan wakil Spanyol, Atletico Madrid.

Setelah unggul 1-0 di leg pertama, Timor Werner dan kolega kembali meraih kemenangan kala menjamu Los Rojiblancos di Stamford Bridge, Kamis 18 Maret 2021 dini hari WIB.

Chelsea menang meyakinkan atas Atletico Madrid lewat skor akhir 2-0. Adapun dua gol tim tuan rumah masing-masing dicetak Hakim Ziyech (34’) dan Emerson Palmeri (90+4’).

Kemenangan atas Atletico Madrid juga berarti berlanjutnya catatan positif yang dibuat Tuchel bersama Chelsea. Selain lolos ke babak perempatfinal, pelatih Jerman itu membawa Chelsea tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir yang mereka mainkan.

Baca juga: Frustrasi Tak Cetak Gol di Laga Chelsea vs Atletico, Suarez Hanya Bisa Senyum saat Diganti

Kehadiran Tuchel memang berdampak positif bagi Chelsea musim ini. Setelah melalui awal musim yang sulit Timo Werner dan rekan-rekan perlahan bangkit dan kembali ke jalur kemenangan bersama Tuchel.

Ya, dampak instan dari kehadiran Tuchel benar-benar dirasakan Chelsea musim ini. The Blues tercatat belum merasakan kekalahan sejak ditangani pelatih asal Jerman tersebut.

Eks pelatih Paris Saint-Germain itu rupanya punya metode tersendiri untuk mengembalikan mental para pemain yang sempat terpuruk. Tuchel pun menyadari dominasi para pemain muda membuat emosi skuad The Blues cenderung tidak stabil.

"Saat saya bahagia, saya dapat memberi tahu mereka bahwa saya senang dengan sikap, penampilan, dan suasana di ruang ganti," ujar Tuchel seperti dilansir dari laman resmi Chelsea.

"Bagi saya, penting juga untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang dapat kita andalkan. Anda tidak menghukum dan menghina dan meneriaki orang-orang di depan kelompok, itu tidak dapat diterima," lanjutnya.

"Jika kami memiliki perilaku yang merugikan grup, yang menyebabkan masalah bagi tim di lapangan, kami harus memberi tahu para pemain secara individu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini