Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAI Commuter Sebut Uji Coba Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Berjalan Lancar

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis · Senin 06 September 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 620 2466783 kai-commuter-sebut-uji-coba-penggunaan-aplikasi-pedulilindungi-berjalan-lancar-pN8V624ovy.jpg Penumpang melakukan scan kode QR di aplikasi PeduliLindungi sebelum naik KRL. (Foto : MNC Portal/Abdullah Surjaya)

JAKARTA - VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah menguji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi para pengguna KRL, mulai Senin (6/9/2021).

"Uji coba yang dilakukan di 11 stasiun yaitu Stasiun Depok, Pasar Minggu, Bekasi Timur, Serpong, Jurangmangu, Jakarta Kota, Juanda, Sudirman, Palmerah, Kebayoran, dan Manggarai pagi ini berjalan lancar dan kondusif," ujar Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Senin (9/6/2021) siang.

Ia menjelaskan, pengguna dapat mencoba scan kode QR di stasiun. Para pengguna hanya perlu melakukan check in ketika memasuki stasiun, dan tidak perlu melakukan check out di stasiun tujuan.

"Uji coba aplikasi ini tidak mengubah ketentuan untuk menggunakan KRL. Dokumen perjalanan untuk naik KRL harus ditunjukkan pengguna ketika memasuki stasiun," kata Anne Purba.

KAI Commuter tetap mewajibkan pengguna membawa dokumen perjalanan sebagaimana yang disyaratkan sesuai SE Menteri Perhubungan No 66 Tahun 2021 seperti STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan.

Baca Juga : Uji Coba Penggunaan PeduliLindungi untuk Naik KRL, Begini Situasinya di Stasiun Palmerah

"Kami mengajak para pengguna KRL untuk mematuhi aturan yang berlaku mengingat saat ini masih dalam masa pembatasan kegiatan. Mari kita lanjutkan upaya dan kedisiplinan mengikuti aturan maupun protokol kesehatan untuk keselamatan bersama. Hindari bepergian di jam-jam sibuk dan semaksimal mungkin tetap beraktivitas dari rumah," tutur Anne Purba.

Sejalan dengan itu, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas di lapangan akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota.

"Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini