Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bandung Diterpa Angin Kencang hingga 30 Km/Jam, BMKG Ungkap Penyebabnya

Arif Budianto, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 620 2531110 bandung-diterpa-angin-kencang-hingga-30-km-jam-bmkg-ungkap-penyebabnya-qkO02lYiQt.jpg Angin kencang sebabkan pohon tumbang di Bandung. (Foto: Istimewa)

BANDUNG - Angin kencang tanpa disertai hujan melanda Bandung sejak dua hari terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi.

Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, pada 11 Januari 2022 pihaknya mencatat lima kali kejadian angin kencang yang melanda Bandung. BMKG Bandung mencatat terjadinya angin kencang mulai pukul 11:00 WIB hingga pukul 15:00.

Adapun data kecepatan angin yang tercatat adalah pukul 11:00 : 22 km/jam (Barat); pukul 12:00 : 28 km/jam (Barat); pukul 13:00 : 26 km/jam (Barat); pukul 14:00 : 19 km/jam (Barat); dan pukul 15:00 : 30 km/jam (Barat Daya). Kecepatan angin tersebut di atas rata rata bulan Januari sebesar 19 km/jam.

"Angin kencang di Bandung disebabkan TC Tiffany di sebelah utara Australia, posisi yang terpantau 12 Januari pukul 07:00 WIB pada 14.9S dan 135.3BT. Dan bergerak ke arah Barat dengan kecepatan 26 km/jam,” ucapnya Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Satu Jembatan di Pohuwato Gorontalo Ambruk Akibat Hujan dan Angin Kencang

Efek siklon tropis yang ada di timur tersebut, kata dia, mengaktifkan dan menguatkan angin Monsun Asia di atas laut Jawa dan kemudian memperkuat angin di wilayah Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung Raya. Selain itu, keberadaan TC Tiffany juga menimbulkan pusat konvergensi di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, yang akan mengakibatkan kejadian angin kencang dan juga potensi hujan lebat.

"Kondisi angin kencang seperti demikian berpotensi terjadi hingga tanggal 14 Januari 2022," jelas dia.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan pada puncak musim hujan larena adanya peningkatan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah Bandung Raya.

"Apabila terjadi perubahan cuaca yang cepat dan dinamis, diharapkan masyarakat segera berlindung ke dalam gedung, hindari berlindung dibawah pohon dan tempat terbuka," imbuh dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini