Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angin Kencang, BPBD DKI Catat 42 Pohon Tumbang dan 2 Bangunan Roboh

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 620 2557772 angin-kencang-bpbd-dki-catat-42-pohon-tumbang-dan-2-bangunan-roboh-iciopuNI4B.jpg Ilustrasi angin kencang (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, secara intensif berkoordinasi dengan perangkat daerah mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan angin kencang dan pohon tumbang. Di antaranya dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Gulkarmat, dan Kelurahan. 

Angin kencang yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada Sabtu 5 Maret hingga Minggu 6 Maret mengakibatkan sejumlah gedung rusak dan pohon tumbang. Bahkan, hingga menimbulkan korban. 

"Terdapat 42 pohon tumbang, 2 bangunan roboh, 2 korban luka berat, serta 5 korban luka ringan. Korban juga segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Lokasi-lokasi terdampak angin kencang pun sudah ditangani oleh perangkat daerah terkait untuk membersihkan puing-puing reruntuhan pohon maupun bangunan yang roboh," ujar Isnawa dalam keterangannya dikutip, Senin (7/3/2022).

Baca Juga:  16 Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jakut

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena cuaca ekstrem masih dapat berlangsung hingga bulan April mendatang. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan, penyebab angin kencang lantaran adanya dinamika atmosfer di Samudra Hindia wilayah Sumatera hingga Selatan Bali.

Kondisi ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan sirkulasi siklonik di wilayah Jabodetabek hingga Jawa Barat.

"Berdasarkan pantauan citra radar dan citra satelit, kejadian angin kencang di wilayah Jabodetabek dipicu oleh sistem awan konvektif seperti jenis Cumulonimbus (Cb) yang bergerak dari wilayah barat Banten ke arah timur menuju wilayah Jabodetabek dengan dimensi sistem awan yang memanjang dari utara ke selatan. Awan itu menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang hingga menyebabkan hujan di wilayah Banten dan Jabodetabek," ujar Guswanto.

Baca Juga: Waspada! Daerah Ini Berpotensi Diterjang Angin Kencang 2 Hari ke Depan

Sebagai informasi, keberadaan sistem awan konvektif yang bergerak dari arah barat tersebut, selain menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang, juga menyebabkan terjadinya hujan di wilayah Banten dan Jabodetabek dengan durasi yang beragam ringan hingga lebat dalam durasi singkat seperti yang terlihat dari citra radar cuaca.

BPBD DKI mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem di waktu mendatang. Informasi terkini mengenai peringatan dini cuaca dapat dilihat melalui berbagai kanal informasi seperti WAG dan media sosial (Instagram @bpbddkijakarta, Twitter, dan Facebook). Masyarakat juga bisa mengakses informasi terbaru mengenai perkembangan cuaca berbasis peta spasial pada situs bpbd.jakarta.go.id/peringatandini.

Selanjutnya, BPBD DKI juga mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan pohon yang tidak sehat dan rawan tumbang, agar segera melapor melalui fitur JakLapor dalam aplikasi JAKI, atau langsung menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 yang dapat diakses selama 24 jam dan bebas pulsa. Ciri-cirinya batang keropos, tajuk tidak seimbang, kerusakan akar dan keterbatasan zona akar, atau kemiringan batang pohon lebih dari 30 derajat, mengalami atau menemukan keadaan darurat, seperti pohon tumbang serta papan reklame/tiang listrik roboh.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini