Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangani Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, Menko Airlangga Siapkan 29 Juta Dosis Vaksin

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 620 2616777 tangani-wabah-penyakit-mulut-dan-kuku-menko-airlangga-siapkan-29-juta-dosis-vaksin-IeWPmkDcsA.jpg Ilustrasi sapi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan beberapa hal terkait dengan isu penyakit mulut dan kuku (PMK) ternak.

Untuk daerah berbasis level mikro, seperti penanganan Covid-19 di masa PPKM akan diberikan larangan daripada hewan hidup bergerak di daerah level kecamatan yang terdampak PMK.

Adapun jumlahnya sebesar 1.765 dari 4.614 kecamatan atau 38%

 BACA JUGA:Wabah PMK Jelang Idul Adha, Wapres: Sudah Diantisipasi dengan Vaksinasi

"Disetujui untuk pengadaan vaksin yang khusus untuk tahun ini sekitar 28-29 juta dosis dan seluruhnya akan dibiayai dana dari KPC PEN. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan arahan untuk obat-obatan terus disiapkan dan jumlah vaksinator dilengkapi dan seluruh mekanisme yang dijaga selain pergeseran daripada hewan, juga kontrol terhadap mereka yang keluar masuk peternakan," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis(23/6/2022).

Dia menyebutpengendalian biohazard melalui desinfektan penting, melihat virus ini terus menyebar.

Adapun seluruhnya detail akan dimasukkan dalam instruksi Mendagri.

"Kemudian Bapak Presiden sudah menyetujui struktur organisasi Satgas PMK yang akan dipimpin oleh Kepala BNPB dan wakilnya antara lain dari Dirjen Peternakan, Ditjen Bangda Kemendagri, dari Deputi Kemenko, dan Asisten Operasi Kapolri, dan Panglima TNI," lanjutnya.

"Ini mirrored dengan struktur Satgas Penanganan COVID-19, Terkait dengan pergantian, terutama hewan yang dimusnahkan atau dimatikan paksa, pemerintah akan menyiapkan ganti terutama untuk peternak UMKM sebesar Rp10 juta per sapi yang dimusnahkan." pungkas Airlangga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini