Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pekerja Migran Berkontribusi Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi RI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 620 2619568 pekerja-migran-berkontribusi-besar-dalam-pertumbuhan-ekonomi-ri-aZGCubEKh1.jpg Pekerja migran berkontribusi besar untuk ekonomi RI. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Kebijakan Umum Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Mickael Bobby Hoelman mengatakan para pekerja migran memiliki banyak kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terlihat dalam catatan Bank Indonesia, pada tahun 2020 ketika sebelum pandemi Covid-19, remitansi atau pengiriman uang yang dilakukan oleh para pekerja migran ke Indonesia tumbuh 21% dalam kurun waktu 5 tahun hingga 2020.

"Menurut bank Indonesia pada tahun 2020 jumlah telah mencapai USD11,4 miliar atau tumbuh 21% terhadap kurun waktu 5 tahun sebelumnya," ujar Mickael dalam diskusi DJSN, Selasa (28/6/2022).

 BACA JUGA:46 Migran Ditemukan Tewas dalam Truk Trailer di San Antonio

Meski demikian Mickael menjelaskan pada tahun 2021, angka tersebut mengalami penurunan yang cukup drastis bahkan hingga -17%.

Dia menyebut pekerja migran ini memang cukup positif kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa para pekerjanya masih memiliki banyak risiko yang harus membutuhkan advokasi lebih kuat dari pemerintah.

"Misalnya gagal ditempatkan, ancaman penghentian kontrak, kecelakaan kerja, sakit hingga cuti tanpa dibayar," jelasnya.

Menurutnya, peningkatan perlindungan bagi para pekerja migran di Indonesia salah satu adalah dengan cara memperluas dari manfaat jaminan sosial yang saat ini sudah ada.

"Risiko lainnya termasuk ketidakmampuan untuk menolak pekerjaan termasuk pemberhentian pekerjaan pada saat Karantina wilayah termasuk ssaat pandemin, pengurangan hari kerja, upah, hingga ancaman pelecahan seksual dari pemberi kerja," pungkasnya.

Sebab jaminan sosial menjadi salah satu komponen vital terhadap berbagai risiko-risiko diatas.

Jaminan sosial sudah seharusnya mencakup perlindungan sebelum pekerja, pada saat bekerja, hingga setelah bekerja.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini