Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkes Sebut Banyak PNS Alami Penyakit Jantung

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 29 September 2022 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 620 2677701 kemenkes-sebut-banyak-pns-alami-penyakit-jantung-xPDahOUBrZ.jpg Ilustrasi Sakit Jantung. (Foto: Shutterstock)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) Indonesia mengungkap banyak Pegawai Pemerintah yang mengalami penyakit jantung. Hal ini diungkapkan seiring dengan peringatan hari jantung sedunia atau world heart day (WHD).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Dr Eva Susanti, S.Kp., M.Kes. mengatakan, sekira 2,7% pasien penyakit jantung berasal dari TNI, Polri, PNS, BUMN dan BUMD.

"Ironisnya justru terjadi pada pegawai pemerintah. Sedangkan jika dilihat dari kerjaan ya memang ironisnya ini justru terjadi kepada pemerintah yaitu TNI Polri PNS ya BUMN BUMD ya dengan prevalensi itu sekitar 2,7%," ungkap Dr Eva Susanti dalam Siaran Jantung Sehat untuk Semua di Radio Kesehatan.

Sakit jantung

Lebih lanjut, disampaikan jika wanita lebih tinggi angkanya dibandingkan pria. Menurut data sekira 1,6% wanita dan 1,3% untuk pria.

Berdasarkan data yang dimiliki Kemenkes, sekira 1,6% orang di Kota lebih banyak mengidap penyakit jantung, dibandingkan yang tinggal di Desa. Diketahui penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. "Lebanyakan penderita penyakit jantung ini lebih banyak di perkotaan mungkin dengan intensitas yang tinggi," lanjut dia.

Sehubungan dengan itu, Ketua PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia(Perki), dr. Radityo Prakoso, SpJP(K) mengatakan bahwa penyakit jantung dapat mengenai seseorang tanpa memandang usia ataupun gender.

Bahkan ia menyebutkan, menurut data yang dimiliki PERKI, ada 80 bayi di Indonesia lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB) setiap tahunnya. "Ini masalah besar. Kalau dikatakan penyakit jantung itu penyakit orang tua atau monopoli satu gender tertentu itu tidak. Saya kira ini hampir merata, kalau ditanya bayi baru lahir pun bisa menderita penyakit jantung tergantung klasifikasi dari penyakit jantungnya,” kata dr Radityo

Adapun penyebab dari sakit jantung yakni gaya hidup tidak sehat. Karenanya, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olah raga minimal 30 menit sehari.

Sekadar informasi, untuk informasi lengkap mengatasi masalah penyakit jantung bisa dilihat melalui regulasi Permenkes nomor 71 tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini