Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suka Emosian? Begini Cara Atasinya dengan Teknik Pernapasan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2023 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 620 2748868 suka-emosian-begini-cara-atasinya-dengan-teknik-pernapasan-RveBwZ5wqW.jpg Ilustrasi Marah. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda termasuk orang yang sulit mengontrol kemarahan? Jika Anda sadar atau mungkin orang-orang dekat ANda pernah berkomentar seperti itu, muungkin ada baiknya Anda melakukan pembenahan diri dengan anger management.

Tujuan 'anger management' adalah untuk membantu seseorang mengurangi kemarahan. Dukungan profesional kesehatan mental pun dapat membantu dalam proses ini.

Melansir laporan Good Therapy, pada awalnya, orang yang menjalani terapi ini akan diminta untuk memeriksa apa saja yang memicu kemarahan mereka. Beberapa situasi di bawah ini bisa menyebabkan kemarahan, seperti:

1. Perselisihan dengan rekan kerja

2. Sulit mendapat pekerjaan baru

3. Gampang marah tanpa sebab

4. Menyimpan dendam atau berpikir ingin balas dendam pada seseorang

5. Jadi agresif ketika marah

Marah-marah

"Anda memerlukan bantuan profesional jika penyebab masalah di atas membuat Anda sangat mudah marah dan sulit mengontrol emosi," jelas American Psychological Association (APA).

Setelah mengenali sumber amarah, seseorang akan diajak untuk mengidentifikasi reaksi emosional terhadap keadaan tertentu. Terapis akan membantu memperhatikan respons kemarahan yang keluar dari dalam diri Anda yang mungkin merupakan mekanisme pertahanan diri. "Kemarahan yang tidak terkendali dapat menyebabkan kondisi psikologis dan fisik yang berbahaya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain," tambah laporan tersebut.

Beberapa teknik yang dipakai dalam 'anger management' antara lain:

1. Kontrol impuls

2. Kesadaran diri

3. Meditasi

4. Manajemen frustasi

5. Teknik pernapasan

6. Strategi relaksasi

Pada teknik pernapasan atau dikenal juga dengan istilah 'Breathwork', tujuan yang ingin dicapai adalah kesadaran diri yang lebih nyata hingga kesembuhan. "Lewat teknik pernapasan, diharapkan kesejahteraan mental, fisik, dan spiritual dapat meningkat, sehingga emosi lebih terkontrol dengan baik," tambah laporan tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

Ada 4 teknik pernapasan yang umum dipakai dalam terapi, pertama pernapasan holotropik, rebirthing breathwork, clarity breathwork, dan pernapasan biodinamik. "Semua bentuk terapi pernapasan berpusat pada tindakan 'inhale' dan 'exhale'. Dibutuhkan konsentrasi dan fokus yang berlangsung lama dalam terapi ini," ungkap laporannya.

Selain dengan terapi yang sudah disebutkan sebelumnya, laman Mayo Clinic punya beberapa cara lain yang dapat dilakukan dalam terapi 'anger management', yaitu:

1. Anda diminta untuk berpikir sebelum berbicara.

2. Cobalah untuk lebih tenang, baru kemudian utarakan kekhawatiran.

3. Olahraga dipercaya bisa meredakan amarah yang meledak-ledak. Meluapkan emosi negatif ke olahraga akan berdampak positif, daripada memarahi atau melakukan tindakan kekerasan pada orang lain.

4. Jika amarah sudah di depan mata, tarik napas yang dalam dan diam sejenak. Kalau perlu, setelah mengalami kejadian yang memicu kemarahan besar, 'kabur' dari rutinitas dan lakukan 'me time'.

5. Usahakan jangan menyimpan dendam, karena itu komunikasikan masalahnya. Memaafkan seseorang setelah itu akan jauh lebih baik dibanding harus menyimpan dendam.

6. Pada beberapa orang, humor sangat manjur untuk melepas ketegangan.

7. Tidak ada salahnya untuk melatih keterampilan relaksasi dengan membayangkan adegan santai atau tenang di pikiran Anda. Bawa perasaan itu ke dunia nyata dan berusahalah untuk tenang.

8. Jangan ragu untuk mencari profesional kesehatan mental jika amarah yang ada di dalam diri Anda meledak-ledak dan keluar dengan mudahnya. Ingat, kemarahan yang tidak terkontrol bisa membahayakan diri Anda maupun orang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini