Kumpulan Berita
BI mencatat total aliran dana investasi portofolio asing yang masuk (net inflow) ke pasar keuangan Indonesia mencapai USD13,23 miliar.
Bank Indonesia (BI) merespons soal kekhawatiran anjloknya nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp21.000 per dolar Amerika Serikat (AS) akibat sentimen negatif pemodal global terhadap tata kelola pasar modal nasional.
Bank Indonesia (BI) memastikan komitmennya untuk mengawal ketat stabilitas nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan pelemahan hingga bergerak di kisaran level Rp18.180 per dolar AS dalam beberapa hari perdagangan terakhir.
Bank Indonesia (BI) mengkalibrasi strategi penerbitan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebagai bagian dari langkah normalisasi dan penguatan operasi moneter.
BI memastikan kebijakan penurunan GWM perbankan 2 persen dirumuskan melalui kalkulasi presisi atas jumlah uang beredar yang ideal di masyarakat.
BI menegaskan penurunan GWM perbankan 2 persen bukan merupakan sinyal atau pengakuan bank sentral atas isu kekeringan likuiditas di perbankan.
Bank Indonesia (BI) memperkuat strategi insentif instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) untuk meningkatkan daya tarik penempatan modal asing.
Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.587,9 triliun pada September 2026.