Kumpulan Berita

Bareskrim Polri


Nasional
9 May 2026

Bareskrim Gerebek Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Badan Reserse Kriminal Polri membongkar praktik judi online yang beroperasi di sebuah kantor di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 321 warga negara asing (WNA).

Nasional
9 May 2026

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Polda Metro, Ini Alasannya

Polisi mempertimbangkan efektivitas penyidikan lantaran laporan itu dinilai sama dengan apa yang pernah disidik Polda Metro Jaya.

Megapolitan
7 May 2026

Minta Laporan Ade Armando Ditindaklanjuti, 40 Ormas Islam Geruduk Bareskrim Pekan Depan

Langkah ini dilakukan untuk menuntut Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan mereka terhadap Ade Armando, Permadi Arya hingga Grace Natalie.

Nasional
4 May 2026

Bareskrim Bakal Miskinkan Pengoplos LPG dengan Pasal TPPU

Bareksrim Polri mengembangkan penegakan hukum terhadap para pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Nantinya para tersangka bakal dimiskinkan dengan dijerat pasal tindak pidana pencucian uang.

Nasional
3 May 2026

Tindak Lanjuti Laporan, Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim menangkap dua tersangka dalam operasi tersebut.

Nusantara
3 May 2026

Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten Dibongkar Bareskrim, 2 Tersangka Ditangkap!

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas liquefied petroleum gas (LPG) subsidi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam pengungkapan ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Megapolitan
25 April 2026

Pemprov DKI Tutup Kelab Malam White Rabbit, Ini Respons Polri

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang mencabut izin usaha kelab malam White Rabbit di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Nasional
24 April 2026

Polri Pastikan Usut Pencucian Uang Seluruh Kasus Narkoba untuk Miskinkan Para Pelaku

Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, tak hanya mengungkap tindak pidana asalnya, tapi dikembangkan untuk memiskinkan para pelaku peredaran narkoba.