Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 814 kejadian bencana melanda sejumlah wilayah di Indonesia periode 1 Januari-24 April 2026. Dalam laporannya, bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir dan cuaca ekstrem, masih mendominasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana pada periode 22-23 April 2026. Hasil pencatatan menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian di Tanah Air.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memantau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi basah, akibat Siklon Tropis Senyar yang terjadi pada akhir November 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Beberapa desa di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilanda longsor pada Minggu (19/4/2026).
Dari total tersebut, sebanyak 70 unit pada tahap awal ditargetkan rampung secara keseluruhan pada Mei 2026.
Sebanyak tujuh desa dari lima kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat terendam banjir pada Sabtu 18 April 2026 usai hujan dengan intensitas tinggi melanda dalam durasi yang cukup lama. Banjir disebabkan meluapnya air sungai usai diguyur hujan.
Jumlah luas lahan yang terbakar ini kembali bertambah akibat terjadinya peristiwa kebakaran di Kabupaten Sukamara pada Jumat (17/4/2026).
Safrizal kemudian melangkahkan kaki, menuju bilik-bilik huntara. Dia bercengkrama dengan seorang ibu rumah tangga yang sedang mengatur barang-barang keluarga.