Kumpulan Berita

Judol.


Hot Issue
23 August 2026

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Diberi Ruang Klarifikasi, Segera Lapor jika Tak Pernah Judi

Klarifikasi dapat dilakukan melalui pemerintah desa maupun pendamping sosial

Hot Issue
23 August 2026

Jabar Terbanyak Terindikasi Judol, 336.579 Data Penerima Bansos dan Keluarganya

Temuan tersebut merupakan hasil pemadanan data Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap penerima bansos Program Keluarga Harapan

Hot Issue
23 August 2026

Akui Terlibat Judol, Penerima Bansos Diminta Hentikan Aktivitas dan Tutup Rekening

Klarifikasi bagi KPM yang datanya terindikasi terkait transaksi judi online.

Nasional
19 August 2026

1,49 Juta Data Penerima Bansos Terindikasi Judol, Lebih dari 1 Juta Berstatus Anak

Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 1.494.652 data penerima bantuan sosial (bansos), yang terindikasi terkait transaksi judi online (judol). Dari jumlah tersebut, kelompok berstatus anak menjadi yang paling banyak terindikasi, yakni lebih dari 1 juta data.

Nusantara
5 August 2026

Widi Tewas Diduga Dianiaya Sejumlah Polisi karena Dituduh Main Judol

Korban bernama Widi Nurcahyono, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dia meninggal dunia setelah diamankan petugas.

Hot Issue
24 July 2026

PPATK: Perputaran Dana Judi Online Rp40,3 Triliun di Kuartal I-2026, Didominasi QRIS

PPATK mengungkapkan nilai perputaran dana judi online (judol) mencapai Rp40,3 triliun pada kuartal I-2026

Nasional
27 June 2026

Peran 4 WNI Sindikat Judol Bermarkas di Hayam Wuruk

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengungkap peran empat Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kasus judi online (judol) jaringan internasional yang bermarkas di perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).

Nasional
27 June 2026

Fantastis, Sarang Judi Modus Timezone Beromzet Rp2,1 Miliar per Bulan

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengungkap kasus perjudian konvensional yang disamarkan sebagai permainan di tempat hiburan ?? Timezone”. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap puluhan pelaku dan mencatat omzet mencapai Rp2,1 miliar per bulan.