Kumpulan Berita

Korupsi Chromebook


Nasional
8 January 2026

Terseret Kasus Chromebook, Wali Kota Semarang: Saya Tak Terima Apapun!

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan dirinya tidak menerima sepeser pun dari proyek pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Nasional
7 January 2026

Sidang Nadiem, Pakar Ungkap Maksud Memperkaya dalam Dugaan Korupsi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tengah menjalani persidangan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Hot Issue
6 January 2026

Segini Kekayaan Agustina Wilujeng Pramestuti, Wali Kota Semarang yang Diduga Terseret Kasus Chromebook

Saat itu, Agustina Wilujeng yang masih merupakan anggota Komisi X DPR RI menemui Nadiem Makarim.

Nasional
6 January 2026

Blak-blakkan, Nadiem Ungkap Sumber Utama Harta Kekayaannya

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menilai jaksa tidak cermat dalam menyusun dakwaan. Salah satunya karena jaksa dinilai tidak menjelaskan secara lengkap sumber kekayaan Nadiem.

Nasional
5 January 2026

Nadiem Bantah Terima Rp809 Miliar dari Korupsi Chromebook: Sebetulnya Mudah Diluruskan!

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, membantah menerima aliran dana atau diperkaya hingga mencapai Rp809 miliar dalam proyek pengadaan Chromebook.

Nasional
5 January 2026

Nadiem: Saya Cinta Indonesia, Tak Menyesal Terima Jabatan Menteri

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengaku tak pernah menyesali keputusannya untuk menerima jabatan menteri.

Nasional
5 January 2026

Nadiem Siap Pembuktian Terbalik soal Perolehan Hartanya

Kuasa Hukum Nadiem Makarim, Yanuar Bagus Sasmito, menyebut kliennya siap melakukan pembuktian terbalik untuk membuktikan perolehan kekayaannya.

Nasional
5 January 2026

Nadiem Akui Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa, Jaksa: Untuk Kepentingan Bisnisnya!

Nadiem justru bersikukuh untuk menggunakan OS berbasis Chrome. Jaksa menilai perbuatan Nadiem hanya untuk kepentingan bisnisnya.