Kumpulan Berita

Korupsi Chromebook


Nasional
8 January 2026

Nadiem Ajukan Permohonan Berobat dan Penangguhan Penahanan, Begini Reaksi Hakim

Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, mengajukan permohonan izin berobat dan penangguhan penahanan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Nasional
8 January 2026

Laptop Chromebook Dinilai Tak Sesuai Kebutuhan Sekolah Dasar

Bantuan laptop berbasis Chromebook dari pemerintah ke sekolah dasar dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa. Keterbatasan sistem dan ketergantungan pada akun belajar membuat Chromebook jarang digunakan dalam pembelajaran sehari-hari.

Nasional
8 January 2026

Tanggapi Eksepsi Nadiem, JPU Minta Hakim Tolak Seluruhnya

Awalnya, JPU meyakini surat dakwaan terhadap Nadiem telah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap serta sesuai dengan ketentuan Pasal 143 Ayat (2) KUHAP.

Nasional
7 January 2026

Sidang Nadiem, Pakar Ungkap Maksud Memperkaya dalam Dugaan Korupsi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim tengah menjalani persidangan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Hot Issue
6 January 2026

Segini Kekayaan Agustina Wilujeng Pramestuti, Wali Kota Semarang yang Diduga Terseret Kasus Chromebook

Saat itu, Agustina Wilujeng yang masih merupakan anggota Komisi X DPR RI menemui Nadiem Makarim.

Nasional
6 January 2026

Eks Hakim MK Sebut Latar Belakang Tak Menjamin Orang Tidak Korupsi

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan menegaskan, seorang pelaku korupsi tak melihat latar belakang.

Nasional
5 January 2026

Nadiem Bantah Terima Rp809 Miliar dari Korupsi Chromebook: Sebetulnya Mudah Diluruskan!

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, membantah menerima aliran dana atau diperkaya hingga mencapai Rp809 miliar dalam proyek pengadaan Chromebook.

Nasional
5 January 2026

Nadiem: Saya Cinta Indonesia, Tak Menyesal Terima Jabatan Menteri

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengaku tak pernah menyesali keputusannya untuk menerima jabatan menteri.