Kumpulan Berita

Korupsi Chromebook


Nasional
3 October 2025

Curhat Ayah-Ibu Nadiem Makarim di Sela Sidang Praperadilan

Ayah dan ibu dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengaku sedih atas kasus hukum dugaan korupsi yang menjerat anaknya.

Nasional
3 October 2025

Praperadilan! Nadiem Minta Dibebaskan, Status Tersangka Korupsi Chromebook Tak Sah

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menjalani sidang perdana praperadilan terkait status tersangkanya dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.

Nasional
3 October 2025

Nadiem Melawan Kejagung, Hari Ini Sidang Perdana Praperadilan Digelar di PN Jaksel

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengajukan gugatan praperadilan terkait status tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Nasional
2 October 2025

Kejagung Siap Hadapi Sidang Praperadilan Nadiem Makarim

PN Jakarta Selatan akan menggelar sidang praperadilan sah tidaknya penetapan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Nasional
28 September 2025

Praperadilan Nadiem, Pakar Hukum Soroti Penghitungan Kerugian Negara

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi chromebook oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Nasional
24 September 2025

Kejagung Periksa Eks MenPAN-RB Azwar Anas Terkait Korupsi Chromebook

Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas.

Nasional
17 September 2025

Kejagung Tetapkan Nadiem Tersangka Chromebook Dinilai Sesuai Prosedur

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sejumlah tersangka dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook di Kemendikbudristek.

Nasional
16 September 2025

Nadiem Klaim Tak Terima Satu Sen pun di Kasus Chromebook, Ini Kata Eks Hakim Agung

Mantan hakim agung, Gayus Lumbuun mengatakan, keterlibatan seseorang dalam perkara korupsi tidak harus dengan melihat aliran dana ke yang bersangkutan. Namun, jika ada yang diuntungkan dengan cara melawan hukum, maka tetap bisa diproses hukum.