Kumpulan Berita

Ojk


Market Update
30 January 2026

Aturan Free Float Saham Jadi 15 Persen, BPJSTK hingga Asabri Siap Borong?

Perubahan porsi kepemilikan minimal saham publik alias free float 15 persen merupakan upaya pendalaman pasar untuk pengembangan pasar modal di Indonesia.

Market Update
30 January 2026

OJK Dukung Danantara Jadi Pemegang Saham BEI

OJK membuka pintu jika Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara masuk sebagai pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Market Update
30 January 2026

Iman Rachman Mundur, OJK Jamin Operasional BEI Tidak Terganggu

Keputusan yang diambil Iman Rachman merupakan bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar saham yang bertengger di zona merah sejak dua hari lalu.

Market Update
29 January 2026

OJK: Pengaturan Free Float 15 Persen Bakal Tekan Aksi Saham Gorengan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai presentasi porsi kepemilikan saham masyarakat atau free float menjadi 15 persen akan menekan aksi saham-saham gorengan yang sebelumnya menjadi Perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Market Update
29 January 2026

Pemerintah Siapkan Aturan Demutualisasi BEI, Rampung Kuartal I-2026

Pemerintah tengah menyiapkan aturan terkait demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Targetnya aturan tersebut akan rampung pada kuartal I 2026.

Market Update
29 January 2026

IHSG Trading Halt, OJK Langsung Berkantor di BEI Mulai Besok

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan pihaknya akan mulai berkantor di Bursa Efek Indonesia mulai besok, Jumat 30 Januari 2026. Hal ini dalam rangka mengawal reformasi pasar modal yang menjadi perhatian pemerintah.

Market Update
28 January 2026

OJK Targetkan Demutualisasi BEI Rampung Semester I-2026

Langkah strategis ini merupakan transformasi struktural besar bagi bursa nasional yang bertujuan untuk mengadopsi standar pengelolaan kelas dunia.

Hot Issue
27 January 2026

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Tengah Gejolak Global, Ekonomi Diprediksi Naik 5,4 Persen di 2026

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan bahwa stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal IV tahun 2025 tetap dalam kondisi terjaga. Capaian ini merupakan hasil dari koordinasi yang erat antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan dalam menghadapi volatilitas pasar global yang meningkat di awal tahun 2026.