Kumpulan Berita

pajak.


Hot Issue
57 menit lalu

Ternyata Segini Gaji Pegawai Pajak yang Kena OTT KPK, Tukin Tertinggi Rp117 Juta!

Mengungkap gaji dan tunjangan Pegawai pajak kena OTT KPK. Mereka adalah tiga pegawai pajak di KPP Madya Jakarta Utara.

Hot Issue
11 January 2026

Korupsi Diskon Pajak Terbongkar, DJP Nonaktifkan 3 Pegawai KPP Jakarta Utara

DJP memandang peristiwa ini sebagai pelanggaran serius terhadap integritas dan tidak akan menoleransi korupsi, suap, gratifikasi

Hot Issue
11 January 2026

DJP Buka Suara soal OTT Pegawai Pajak, Siap Pecat Jika Terbukti Bersalah

DJP menegaskan tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas, termasuk pemberhentian, apabila pegawai tersebut terbukti melakukan pelanggaran.

Hot Issue
10 January 2026

DJP Buka Suara Usai Pegawai Pajak Ditangkap KPK, Siap Beri Sanksi Berat!

DJP angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum pegawainya.

Nasional
10 January 2026

KPK Ciduk 8 Orang di Jakut, Ada Pegawai Pajak dan Wajib Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta Utara (Jakut). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, delapan orang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Nasional
10 January 2026

KPK Tangkap Pegawai Pajak Jakut, Sita Ratusan Juta Rupiah dan Mata Uang Asing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, yang di antaranya menangkap sejumlah pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara.

Hot Issue
10 January 2026

5 Fakta Bebas Pajak Bagi Pekerja dengan Gaji Maksimal Rp10 Juta 

Pemerintah telah menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 periode 2026 untuk pekerja di lima sektor padat karya tertentu.

Hot Issue
9 January 2026

Rugikan Negara Rp170 Miliar Lewat Faktur Fiktif, DJP Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menyerahkan seorang tersangka berinisial IDP terkait kasus tindak pidana perpajakan kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026). Tersangka diduga kuat menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya (TBTS) atau faktur fiktif dengan nilai kerugian negara mencapai Rp170,29 miliar.