Kumpulan Berita

pajak


Hot Issue
29 November 2025

Ditegur Penerimaan Pajak Lesu, Purbaya Ngotot Ekonomi Belum Normal

Saat ini baru mencapai Rp1.459 triliun atau 70,2?ri outlook Rp2.076,9 triliun per Oktober 2025.

Hot Issue
29 November 2025

Pengusaha Sawit Diminta Tertib Bayar Pajak, Purbaya: Kalau Ada Masalah Lapor ke Saya

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar Sosialisasi Kewajiban Perpajakan di Sektor Produk Kelapa Sawit dan Turunannya

Hot Issue
27 November 2025

Sidang Aduan Lapor Pak Purbaya Minggu Depan, Purbaya: Kita Bereskan Lebih Cepat

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pemerintah akan mulai memproses secara resmi aduan-aduan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan ?? Lapor Pak Purbaya” pada minggu depan

Hot Issue
27 November 2025

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2025 Aman dan Optimis Shortfall Pajak Terkendali

Menurutnya, tekanan ekonomi yang terjadi hingga September 2025 menjadi salah satu faktor pelemahan penerimaan pajak,

Hot Issue
27 November 2025

Kejagung Selidiki Kasus Dugaan Pengecilan Pajak, Purbaya: Saya Enggak Ikut Campur

Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kasus yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mengenai dugaan kasus pengecilan pajak.

Hot Issue
26 November 2025

Dirjen Pajak Respons Fatwa MUI soal PBB hingga DPR Colek Purbaya

Dirjen Pajak Bimo Wijayanto buka suara soal fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pajak berkeadilan

Hot Issue
24 November 2025

Fatwa MUI Sebut Bumi dan Bangunan yang Dihuni Tak Layak Dikenakan Pajak Berulang, Ini Respons DJP

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan kesiapan untuk berdiskusi (tabayyun) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait Fatwa Pajak Berkeadilan yang baru saja ditetapkan. Fatwa tersebut menyoroti masalah pajak yang berulang dan ketidakadilan dalam pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), terutama yang menimpa rakyat.

Hot Issue
24 November 2025

Bos DJP Ungkap Biang Kerok Penerimaan Pajak Turun

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan adanya lonjakan signifikan pada realisasi restitusi pajak hingga Oktober 2025 menjadi faktor utama yang menyebabkan kontraksi pada penerimaan pajak neto. Secara keseluruhan, total nilai restitusi hingga Oktober mencapai Rp340,52 triliun.