Kumpulan Berita
Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) akan menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu 12 September 2026.
Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa personel kepolisian harus mewaspadai munculnya isu aksi Black September. Ia meminta jajaran bersiap untuk menghadapi rencana tersebut.
Presiden Prabowo Subianto meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menindak tegas semua pihak yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Bahkan, penegakan hukum agar dilakukan sampai ke korporasi yang terlibat karhutla. Sebab, karhutla sangat merugikan masyarakat dan menyebabkan kerusakan lingkungan.
Polri memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sebanyak 322 personel Satgas Edukasi, Penyuluhan, dan Pencegahan Karhutla gelombang kedua diberangkatkan ke empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengultimatum semua pihak yang mencoba melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Polri tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada semua pihak, baik perorangan maupun korporasi atau perusahaan.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Syahardiantono mengungkap, ada 78 titik rawan konflik agraria di seluruh Indonesia. Hal itu diketahui dari laporan polisi yang terdata dalam aplikasi E-MP.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi terbaru ke seluruh jajaran, khususnya wilayah yang terdampak bencana alam erupsi Gunung Anak Krakatau.
Polri kembali menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 4 September 2026, sebanyak 113 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.