Kumpulan Berita
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin waktu setempat.
TC) berhasil bertahan di atas level USD80.000 setelah Federal Open Market Committee (FOMC).
OJK memperkirakan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve hanya akan memangkas suku bunga acuan / Fed Funds Rate (FFR).
Bank Indonesia (BI) mengungkap alasan The Fed memangkas suku bunga acuan hingga 1% pada akhir tahun 2024.
The fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75%-5,00%.
The Fed diprediksi akan memangkas suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR) pada September dan November 2024
Bursa saham AS, Wall Street berakhir dua arah, meski indeks S&P 500 naik setelah sesi perdagangan yang bergejolak
BI melihat siapapun Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) tidak terlalu berdampak pada pasar keuangan termasuk Rupiah