Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Langkah Ampuh Redam Amarah saat Puasa

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 620 2206064 3-langkah-ampuh-redam-amarah-saat-puasa-u0oG2DqK2i.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

MARAH merupakan salah satu kodrat manusia. Seseorang biasanya marah karena melihat sesuatu yang tidak disukai atau tak dikehendakinya. Oleh karena itu, Allah tetap menjanjikan kenikmatan di akhirat bagi orang-orang yang marah. Asalkan mereka segera memberi maaf kepada orang-orang yang disakiti atau dimarahinya serta tidak memiliki rasa dendam.

marah

Artinya, dalam batas-batas tertentu marah itu ditoleransi, tetapi marah tetap merupakan perbuatan kurang baik. Sebagai Muslim, hendaknya kita berusaha untuk menjauhi sifat-sifat tak terpuji seperti marah.

Seperti yang dikatakan oleh Dewan Pakar Pusat Studi Alquran M Arifin dalam buku Quran Answer 101 Soal Keagamaan Sehari-hari, jika memang tak mampu membendung rasa marah, segera redakan gejolak marah di dalam diri dengan berwudhu.

Disebutkan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW bahwa marah itu termasuk perbuatan setan dan setan tercipta dari api, maka redakanlah api marah itu dengan air wudhu.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan untuk mengubah posisi ketika marah. Jika seseorang marah dalam keadaan berdiri, ia dianjurkan duduk untuk meredakan marah. Sebaliknya, jika ia marah dalam keadaan duduk, dianjurkan untuk berbaring.

Selanjutnya, sebagai Muslim, sudah menjadi kewajiban untuk berdoa kepada Allah SWT dalam situasi apapun, termasuk dalam keadaan marah. Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan, saat kita marah dianjurkan untuk memanjatkan doa untuk meredamnya.

"Marah yang berlebihan akan merugikan diri sendiri dan orang lain serta berdampak buruk kepada hal lainnya," ujarnya saat dihubungi Okezone belum lama ini.

Berikut ini adalah doa untuk meredam dan menghilangkan rasa marah yang bisa umat Islam amalkan:

Pertama perbanyak membaca ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

"Kedua, jika sudah mulai jengkel atau emosi sudah naik, hendaknya tengadahkan kepala ke atas langit sambil berzikir mengingat Allah SWT," terangnya.

Ketiga, baca doa dengan penuh kekhusyukan, yaitu:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Allohummaghfir lii dzambii wadzhib ghoidzho qolbii wa ajirnii minasy syaithooni

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kejahatan syaitan."

"Doa-doa di atas selain menghilangkan dan meredam rasa marah, juga meminta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari godaan setan," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini