Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar Digitalisasi, Kemenparekraf Dorong UMKM Bangkit di Masa Corona

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 03:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 620 2316247 belajar-digitalisasi-kemenparekraf-dorong-umkm-bangkit-di-masa-corona-gHpgv7OrLv.jpg

USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jadi penggerak ekonomi nasional. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama pun mendorong agar pelaku UMKM tetap kreatif di masa pandemi.

"Saya mendorong para pelaku UMKM agar tetap berkarya dan berinovasi dan bertransformasi untuk menghasilkan produk barang dan jasa di masa pandemi," katanya, baru-baru ini.

Dilansir dari buku Opus Report “Outlook 2019", peningkatan jumlah pelaku bisnis terjadi pada sektor dekorasi rumah, makanan kemasan, fesyen muslim, pakaian jadi, dan animasi. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa nilai ekspor dari sub-sektor ekonomi kreatif meningkat dari USD 19,33 juta atau Rp274 miliar pada 2015 menjadi USD 19,98 juta atau Rp283 miliar di 2016. 

Peningkatan tersebut didominasi oleh sub-sektor tertinggi yaitu fesyen (54,54%), kerajinan tangan (39,01%), dan kuliner (6,31%), yang ditujukan ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Swiss, Jepang, Singapura, dan Jerman. Kontribusi dari sub-sektor tersebut di pasar internasional semakin terlihat meskipun belum tertata secara optimal baik dari aspek pemilihan pasar maupun dari peraturannya.

Baca Juga: PKL di Kawasan Wisata Sunan Kudus Ngeluh Sepi Pembeli

Tahukah Anda, dari 64 juta lebih UMKM yang ada di Indonesia, sekira 50 persen UMKM didirikan dan dijalankan oleh perempuan. Bisnis yang dijalani pun diawali dengan digitalisasi dan bisa bertahan hingga kini.

Agar UMKM terus produktif, maka banyak upaya Kemenparekraf untuk mendukung UMKM di Tanah Air. Salah satunya mengenalkan sistem digitalisasi kepada pelaku UMKM.

Perwakilan Avrist Warrior Woman Ernest Febrianto, tak ada salahnya pelaku UMKM belajar mengenai digitalisasi bisnis. Ia meyakini bahwa digitalisasi merupakan langkah krusial yang harus segera dilakukan. 
"Cara ini membuat UMKM agar dapat bertahan dan bersaing di masa pandemi seperti saat ini. Sehingga UMKM Indonesia dapat kembali pulih dan mampu bersaing secara global”, ucap Ernest. 
Sementara itu, Elizabeth Christina Parameswari atau dikenal dengan nama Lizzie Parra merintis bisnis kecantikan dari kanal digital dengan membuka toko online. Dari pengalamannya tersebut, pasti banyak UMKM yang bisa bangkit di masa pandemi. 
"Saya pun akan berbagi pengalaman ketika mengoptimalkan manfaat digitalisasi dalam memperkenalkan serta mengembangkan bisnis saya”, kata Lizz

Perwakilan Avrist Warrior Woman Ernest Febrianto, tak ada salahnya pelaku UMKM belajar mengenai digitalisasi bisnis. Ia meyakini bahwa digitalisasi merupakan langkah krusial yang harus segera dilakukan. 

"Cara ini membuat UMKM agar dapat bertahan dan bersaing di masa pandemi seperti saat ini. Sehingga UMKM Indonesia dapat kembali pulih dan mampu bersaing secara global”, ucap Ernest. 

Sementara itu, Elizabeth Christina Parameswari atau dikenal dengan nama Lizzie Parra merintis bisnis kecantikan dari kanal digital dengan membuka toko online. Dari pengalamannya tersebut, pasti banyak UMKM yang bisa bangkit di masa pandemi. 

"Saya pun akan berbagi pengalaman ketika mengoptimalkan manfaat digitalisasi dalam memperkenalkan serta mengembangkan bisnis saya”, kata Lizzie.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini