Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mereka yang Ingin Dapat Vaksin Covid-19 Wajib Ikut Swab Test PCR

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 620 2336827 mereka-yang-ingin-dapat-vaksin-covid-19-wajib-ikut-swab-test-pcr-9KrvuMP7VA.jpg Swab Test. (Foto: Okezone/Arief)

PEMERINTAH Indonesia akan segera mendistribusikan vaksin Covid-19 mulai Januari 2021 mendatang. Namun demikian, ada sejumlah tahapan yang harus dijalani individu atau masyarakat sebelum vaksin disuntikkan.

Salah satunya wajib menjalani swab test atau PCR. Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh Kepala RSAU dr Esnawan Antariksa, Kolonel Kes dr Mukti Arja Berlian SpPD.

"Individu atau seseorang yang hendak disuntik vaksin memang diwajibkan menjalani swab test atau PCR. Ini menjadi syarat utama untuk memastikan bahwa mereka harus dalam kondisi sehat," kata Dokter Berlian saat dihubungi Okezone.

Dokter Berlian menjelaskan, mereka nantinya akan menjalani proses skrining terlebih dahulu. Proses skrining ini terbagi menjadi beberapa tahap. Dimulai dari menjawab sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kesehatan mereka, hingga akhirnya dilakukanlah swab test.

"Dari pertanyaan-pertanyaan itu akan diketahui kondisi kesehatan si penerima vaksin. Apakah mereka ada keluhan demam, memiliki riwayat penyakit tertentu, atau bahkan terinfeksi Covid-19. Otomatis harus dilakukan PCR test. Karena prinsip vaksinasi itu si penerima harus dalam kondisi sehat," kata Dokter Berlian.

Hal ini juga tidak terlepas dari jenis vaksin yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia. Seperti diketahui, sejak beberapa bulan lalu, pemerintah telah melakukan kerjasama bilateral dengan China terkait pengadaan vaksin virus corona jenis Sinovac.

Indonesia bahkan dilaporkan telah menerima kiriman 1,2 juta vaksin Covdi-19 Sinovac pada awal Desember 2020. Namun menurut Dokter Berlian, vaksin tersebut hanya dapat disuntikkan pada individu yang sehat dan tidak dalam kondisi positif Covid-19.

Selain itu, vaksin Sinovac juga tidak direkomendasikan bagi mereka yang mengidap penyakit degeneratif seperti diabetes, darah tinggi, epilepsi, hingga gagal ganjil. Alasannya karena dapat memicu timbulnya efek samping yang serius.

"Jadi sekali lagi, kenapa harus Swab test atau PCR dulu sebelum disuntik vaksin. Karena individu yang terinfeksi Covid-19 akan mengalami penurunan antibodi, sehingga nantinya vaksin tidak dapat bekerja secara optimal," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini