Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Fakta Langkah Cepat Sandiaga Uno Pulihkan Pariwisata Indonesia, dari Bali hingga Danau Toba

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 03 Januari 2021 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 620 2337664 8-fakta-langkah-cepat-sandiaga-uno-pulihkan-pariwisata-indonesia-dari-bali-hingga-danau-toba-8COKM5IhiU.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno langsung tancap gas usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, beberapa waktu lalu. Tak lama setelah dilantik, mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu langsung mengunjungi dua destinasi super priorioritas, yaitu Bali dan Danau Toba, Sumatera Utara.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta menarik untuk diulasi, Jakarta, Minggu (2/1/2021).

1. Sandiaga Uno Bertemu Menko Luhut di Bali

Menparekraf) Sandiaga Uno langsung bergegas mengatur rencana kerjanya dalam waktu dekat. Salah satunya dengan berdiskusi bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dari hasil diskusinya dia mengatakan akan fokus mengejar kesiapan pada destinasi super prioritas yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Fokus utamanya adalah mengejar penerapan pariwisata yang berkelanjutan atau sustainable sebagai strategi menarik investor dan wisawatan kembali datang. Karena ini penting agar sejalan dengan rencana vaksinasi sepanjang kuartal pertama 2021 demi menciptakan herd immunity masyarakat. Kelas menengah sangat kita harapkan kembali berminat berwisata," ujar Sandiaga hari ini di Bali, Minggu (27/12/2020).

2. Persiapan Destinasi Super Prioritas Akan Langsung Dikebut

Dia juga menyebutkan persiapan destinasi super prioritas akan langsung dikebut. Tidak hanya infrastrukturnya tapi juga seluruh aspek seperti penyediaan fasilitas untuk atraksi budaya, penginapan, hingga toilet.

"Kita kejar penyiapan daerah tujuan wisata berikut juga ekosistem ekonomi kreatif. Mulai dari fashion kerajinan hingga kuliner," jelasnya.

3. Sandiaga Uno Ingin Wujudkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Budaya di Bali

Menparekraf Sandiaga Uno menegaskan pemerintah sudah memutuskan konsep wisata Bali berbasis budaya dan kearifan lokal.

"Sudah kita putuskan bahwa Bali mengedepankan berbasis budaya berkearifan lokal dan sehat. Kami sepakat akan mendukung keputusan gubernur dan jajarannya," ujarnya saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 Kemenparekraf di kawasan GBK Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2020).

4. Sandiaga Uno Akan Perjuangkan Dana Pinjaman Rp9,9 Triliun untuk Pariwisata Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengaku akan memperjuangkan pinjaman sebesar Rp9,9 triliun yang diajukan Bali. Anggaran tersebut dibutuhkan untuk memulihkan pariwisata Bali yang terdampak pandemi Covid-19.

"Untuk Bali, soft loan yang diminta pak gubernur akan saya perjuangkan Rp9,9 triliun," kata Sandiaga di Denpasar, Bali, Senin (28/12/2020).

Selain pinjaman lunak itu, dia akan memerjuangkan permintaan Bali berupa perluasan dana hibah yang digunakan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bertahan akibat dampak pandemi. Sandiaga juga akan mengupayakan bantuan kepada masyarakat kecil yang kehilangan penghasilan akibat terpuruknya sektor pariwisata di Bali.

5. Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Pariwisata Danau Toba Berbasis Budaya dan Alam

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pembangunan dan pengembangan pariwisata Danau Toba berbasis budaya dan alam, sebagai target utama program Kemenparekraf pada 2021.

“Ini kunjungan perdana saya ke salah satu dari 5 destinasi prioritas yaitu Danau Toba khususnya ke Geosite Hutaginjang. Arahan Presiden untuk bergerak cepat, gerak bersama dan gaspol menjalankan arahan pada tahun depan,” kata Sandi di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu (30/12/2020).

“Kedatangan saya ke sini disambut dengan cuaca yang cerah sehingga ini menjadi berkah. Mudah-mudahan ini pertanda jika pariwisata Danau Toba bisa kembali bangkit lebih cepat pasca pandemi.”

6. Kembangkan Wisata Danau Toba, Sandiaga Siapkan SDM hingga Kalender Event

Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan fokus 2021 di kawasan Danau Toba, bukan saja infrastruktur, namun juga persiapan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata.

"Jangan hanya berfikir infrastruktur. Tapi kesiapan dari segi talenta, SDM, produk Ekraf. Karena, ada 17 subsektor yang harus kita siapkan. Juga eventnya, kita harus siapkan Calendar of Event," katanya saat berkunjung ke kawasan Danau Toba, Rabu (30/12/2020).

Dia mengatakan pemerintah menyiapkan Danau Toba sebagai ikon pariwisata baru di Indonesia, untuk itu segala infrastruktur dan fasilitas pariwisata akan dikebut agar selesai dalam waktu dekat ini.

"Selama setahun ke depan ini, apa yang bisa kita lakukan pilot project dan trial. Sehingga nanti ketika dibuka kita sudah siap menjadi ikon baru di pariwisata Indonesia," katanya.

7. Sandiaga Uno Sebut Danau Toba Tak Kalah dengan Swiss dan Destinasi Lain di Dunia

Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke wilayah Danau Toba, Rabu (30/12/2020). Dia takjub akan keindahan pemandangan danau terbesar di Indonesia itu yang kini masuk Destinasi Super Prioritas.

Sandi memamerkan pemandangan Kaldera Toba, yang pada Juli lalu ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Kawasan itu memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal, khususnya budaya dan keanekaragaman hayati.

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut pemandangan dari Kaldera Toba sangat indah, bahkan tidak kalah dengan spot-spot wisata lainnya di dunia.

“Saya ada di Kaldera Danau Toba, ini majestic and magnificent view, pemandangan yang cantik sekali. Kita lihat ini, enggak kalah sama Swiss, Grand Canyon, dan destinasi lain di dunia,” ujar Sandi lewat video di laman Instagram pribadinya @sandiuno, Rabu (30/12/2020).

8. Sandiaga Uno Minta Masyarakat Tak Hanya Pergi Wisata ke Luar Negeri Terus

Dia meyakini, pariwisata lokal dapat segera bangkit dengan mengedepankan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi di tengah pandemi Covid-19. Hal itu, kata Sandi, bias dicapai dengan fokus menggalakkan kerja gercep, geber, dan gaspol.

“Kita mulai dari salah satu destinasi super prioritas yaitu Toba, saya berharap Toba dijadikan pilihan utama untuk berlibur, jangan keluar negeri terus bro, sultan-sultan,” ujarnya.

Sandi mengajak masyarakat menjelajahi wisata dalam negeri. Masih banyak spot-spot wisata yang belum terjamah dan terpromosikan dengan maksimal. Dia yakin, itu tidak hanya menggeliatkan sektor pariwisata saja tetapi juga ekonomi kreatif dan UMKM yang akan membuka banyak lapangan kerja.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini