Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkolaborasi Menggarap Potensi Wisata Muna dan Sinjai

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 05:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 620 2350660 berkolaborasi-menggarap-potensi-wisata-muna-dan-sinjai-eBaIR6d3m2.jpg Pulau Muna, Sulawesi Tenggara (Instagram @la_baikn420)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berupaya menggali potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan agar masyarakat setempat mampu bangkit kembali pascapandemi COVID-19.

Sandiaga Uno saat diskusi dengan Bupati Muna LM Rusman Emba dan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021) menyambut baik kolaborasi untuk bersama-sama menggarap potensi wisata yang ada di kedua daerah tersebut.

Baca juga: Deretan Pantai Indah di Wakatobi, Pusat Segitiga Terumbu Karang Dunia

Hal itu lantaran pariwisata diyakini dapat membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya.

"Potensi pariwisata sangat menjanjikan, dengan beberapa inovasi destinasi ditunjang peluang ekonomi kreatif di kedua daerah tersebut. Apalagi pariwisata juga berpotensi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan didukung anak-anak muda, generasi milenial yang sudah bergerak menciptakan peluang-peluang usaha wisata di sana,” kata Sandi.

ilustrasi

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Bupati Muna Rusman Emba dan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (Kemenparekraf)

Meski begitu Sandiaga menjelaskan pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi saat ini perlu pengawasan yang sangat ketat terutama dalam menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut agar tidak terjadi penyebaran COVID-19 di destinasi-destinasi wisata sehingga sektor parekraf dapat kembali bangkit.

"Kunci kita untuk bisa mengatasi Covid-19 adalah pertama patuh dulu kepada protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan. Yang kedua testing, tracing, dan isolasi mandiri. Sehingga kunci kebangkitan sektor parekraf terletak pada aspek kesehatannya,” ujarnya.

 Baca juga: Kemenparekraf Tingkatkan Kolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional & Daerah

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa menjelaskan letak geografis Sinjai dengan kontur wilayah lautan dan perbukitan menjadikan potensi pariwisatanya besar dan unik. Hal ini bisa menjadi potensi investasi tersendiri bagi penanam modal.

 

“Kami mengajak masyarakat berkunjung ke Sinjai untuk menikmati keindahan gunung, pantai, dan pulau. Juga wisata mangrove yang memiliki panjang 13 kilometer yang dapat dikunjungi dari pagi sampai malam, kalau mau melihat keindahan alam datanglah ke Sinjai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muna Rusman Emba mengatakan, daerahnya memiliki banyak potensi wisata yang siap menjadi primadona bagi wisatawan yang datang, diantaranya berupa wisata budaya (Bheta Wuna, Kaghati Kolope, Kogira Athara), wisata sejarah (Liang Kabori, Masigi Wuna), serta beberapa wisata di wilayah pesisir atau bahari/pantai.

“Dalam kondisi pandemi saat ini, saya harap ini bisa menjadi momentum untuk kebangkitan pariwisata dan tentunya dengan pengembangan destinasi wisata ini masyarakat dapat merasakan dampaknya sehingga bisa sejahtera dan bahagia,” katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini