Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simak, Hindari Kebiasaan Ini Usai Olahraga Lari

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 620 2383112 simak-hindari-kebiasaan-ini-usai-olahraga-lari-jgTS0IGdSb.jpg Olahraga lari. (Foto: Tikko Maciel/Unsplash)

LARI merupakan olahraga yang dipilih sebagian orang. Ini karena olahraga lari dapat membakar kalori lebih banyak. Kemudian jenis latihan ini bisa memperkuat otot-otot, terutama di bagian kaki.

Selain itu, ternyata ada beberapa kebiasaan yang harus dihindari setelah olahraga lari. Tujuannya untuk mendapatkan hasil maksimal dari latihan ini.

Lantas, apa saja hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan usai olahraga lari? Berikut penjelasannya, seperti dirangkum dari Times of India, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Kenali Keunggulan Olahraga Jalan dan Lari, Pilih Mana? 

1. Bersantai terlalu lama

Berlari adalah pekerjaan yang melelahkan. Ini meningkatkan detak jantung dan membuat terengah-engah. Beristirahat setelah jangka panjang penting untuk mengembalikan detak jantung serta pernapasan ke kondisi normal. Tapi, ini harus dilakukan dengan benar.

Berbaring seharian di sofa setelah olahraga dapat membatalkan semua upaya olahraga. Daripada hanya duduk-duduk, fokuslah pada melakukan aktivitas ringan. Melakukan beberapa aktivitas ringan membuat darah bergerak di dalam tubuh, membantu pulih lebih cepat.

Olahraga lari. (Foto: Fotorech/Pixabay)

2. Kurang minum atau makan

Aktivitas yang baik setelah olahraga adalah mengisi bahan bakar dan menghidrasi tubuh. Melewatkan langkah penting ini dapat membuat manfaat olahraga menjadi kurang efektif.

Setelah olahraga, energi tubuh habis dan berkeringat menyebabkan kehilangan cairan. Makan makanan bergizi dan minum air mineral dapat membantu membangun kembali otot-otot yang rusak saat berlari dan mengisi bahan bakar.

Sebaiknya makan dalam waktu 20 hingga 30 menit setelah olahraga. Hindari makan terlalu banyak karena dapat menghilangkan manfaat olahraga.

Baca juga: Bolehkah Olahraga Lari saat Hujan Turun? 

3. Malas ganti pakaian

Malas ganti pakaian atau tetap mengenakan baju yang penuh keringat ketika olahraga bukanlah ide baik. Keringat yang menutupi pakaian setelah olahraga mengandung bakteri yang dapat berkembang biak dan menimbulkan masalah kulit.

Mengenakan pakaian lembap yang sama untuk waktu yang lebih lama juga bisa membuat tubuh masuk angin. Jadi, begitu sampai di rumah, taruh pakaian olahraga ke cucian.

Meskipun tidak banyak berkeringat, pakaian yang basah sangat cocok untuk pertumbuhan bakteri. Sekalipun tidak langsung mandi, gantilah pakaian.

4. Berendam di air hangat

Mandi air panas setelah olahraga yang lama bukanlah ide yang baik. Ini mungkin terdengar ideal untuk bersantai dan mengendurkan otot-otot yang sakit, tetapi ternyata itu tidak akan banyak memberi manfaat.

Berendam di air hangat hanya membantu merileksasi tubuh. Hal terbaik untuk dilakukan adalah menggunakan kombinasi air es dan panas. Pertama, gunakan kompres es untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak, istirahat sebentar dan kemudian jika mau mandi air hangat.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Olahraga Lari saat Hujan Turun 

5. Melakukan pekerjaan berat

Beberapa orang mungkin memiliki tugas yang harus dilakukan, tetapi jika itu termasuk tugas berat maka sisihkan untuk beberapa waktu usai olahraga.

Melakukan pekerjaan berat apa pun yang membutuhkan banyak energi bisa membuat tubuh lebih lelah. Usai lari jarak jauh, otot pasti lelah dan butuh waktu untuk istirahat. Melakukan pekerjaan berat dapat membuat otot tegang dan membuat merasa lebih lelah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini