Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Produk RI Mendunia, 75 Pelaku Usaha Lakukan Ekspor Perdana

Antara, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 620 2509575 produk-ri-mendunia-75-pelaku-usaha-lakukan-ekspor-perdana-rmUjrp7xE1.jpg 75 pelaku usaha lakukan ekspor perdana (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat sebanyak 75 pelaku usaha telah berhasil melakukan ekspor perdana. Pelaku usaha ekspor usai mengikuti Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Sejak 2015, Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan Republik Indonesia itu telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada hampir 1.000 pelaku usaha berorientasi ekspor di beberapa kota di Indonesia melalui kegiatan Coaching Program for New Exporters (CPNE).

Baca Juga: Menggiurkan! Potensi Ekspor Cangkang Sawit RI ke Jepang Rp172,9 Miliar

"Diharapkan dengan pelatihan ini dapat membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan dan menjaga kualitas produk, membuka peluang pasar sehingga mereka memiliki standar mutu untuk masuk dan bersaing di pasar internasional. Ke depannya kami berharap akan semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang dapat melakukan ekspor," ujar Corporate Secretary LPEI Agus Windiato, Selasa (30/11/2021).

Upaya pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pemulihan dan pergerakan ekonomi Indonesia mendapat dukungan penuh melalui kolaborasi lintas lembaga yang menggelar program pelatihan bagi pelaku usaha khususnya yang berorientasi ekspor.

Baca Juga: Cerita Erick Thohir soal Presiden Jokowi Tolak Kesepakatan Ekspor Tambang di G20

LPEI bersinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan lembaga terkait lainnya memberikan pelatihan berkesinambungan sebagai rangkaian dari kegiatan CPNE.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang tidak berbayar itu diberikan kepada pelaku UMKM berorientasi ekspor selama satu tahun di wilayah tertentu guna meningkatkan kapasitas hingga mencetak eksportir baru berkualitas tinggi.

Pada 2021, LPEI melalui kegiatan CPNE sudah memberikan pendampingan dan pelatihan di beberapa kota, yaitu Medan, Surakarta, Denpasar, Kendal, Demak, Manado dan Bandung dengan mayoritas pelaku usaha di sektor makanan dan minuman, craft, furnitur, rempah dan komoditi kopi.

Direktur Pelaksana LPEI yang membidangi sektor UKM Maqin U. Norhadi menambahkan, sinergi dan berkolaborasi antar instansi baik pemerintah pusat maupun daerah diharapkan dapat menciptakan suatu ekosistem ekspor yang kuat dan berdaya saing.

"Salah satu bentuk kolaborasi dan sinergi LPEI bersama Kementerian Keuangan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kemenkop UKM RI adalah Rumah Ekspor yang berlokasi di Kantor Cabang LPEI Surakarta yang ditujukan untuk menawarkan solusi dalam melakukan kegiatan berorientasi ekspor," ujar Maqin.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini