Kumpulan Berita
Jaksa KPK mempertanyakan alasan mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex meminjam uang hingga Rp500 juta kepada mantan Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Rizky Fisa Abadi.
Dua mantan pejabat Direktorat Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) mengakui menggunakan uang yang berasal dari fee percepatan pengisian kuota haji khusus untuk membeli sejumlah aset, mulai dari rumah, ruko, hingga mobil Toyota Fortuner.
Kemenkeu mengonfirmasi kabar yang beredar di media sosial mengenai tuduhan korupsi sebesar Rp500 triliun yang melibatkan Menteri Keuangan Suahasil Nazara merupakan berita bohong (hoaks).
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasionalis (ATR/BPN) Nusron Wahid dikaitkan di kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan hak guna bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kabar itu sampai ke Istana, dan menurut Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto bahwa hal tersebut masih bersifat dugaan.
Mantan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Subhan Cholid mengungkap risiko kepadatan jamaah apabila kuota haji Indonesia 2024 sebanyak 241.000 orang tetap diterapkan dengan komposisi 92% haji reguler dan 8% haji khusus.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akan kooperatif jika nantinya dipanggil penyidik untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.
Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap importasi barang di Direktorat Bea Cukai bocor. Sebab, terdapat pesan kepada Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC) terkait gerak-geriknya yang sedang dipantau.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengulik sejumlah transaksi yang terdapat di rekening milik eks asisten pribadi (Aspri) Ridwan Kamil saat menjabat Gubernur Jawa Barat, Randy Kusumaatmadja.