Kumpulan Berita
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, operasi senyap ini bermula dari memeriksa beberapa orang di Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12).
Pimpinan KPK sebelumnya mengungkapkan operasi senyap Bupati Lampung Tengah ini terkait dugaan suap proyek.
Kedatangannya ini sudah ditunggu sejumlah awak media. Ia pun langsung diberi sejumlah pertanyaan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (8/12/2025). Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar daerah Lampung Tengah (Lampteng).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa penyerahan uang kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, sempat tertunda. Hal itu terjadi lantaran pada waktu yang telah dijadwalkan, lembaga antirasuah sedang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Riau.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp500 juta saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT), terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (SUG) pada Jumat 7 November 2025. Uang tersebut disita sebagai barang bukti dalam operasi senyap tersebut.
Di sisi lain, Budi juga menegaskan bahwa dari belasan yang diamankan, 7 orang telah berada di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan.
Budi menyampaikan bahwa dalam operasi senyap itu, KPK mengamankan 13 orang dari pihak swasta maupun pejabat daerah.