Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amalan Khusus yang Dilakukan Sebelum Memantau Hilal Idul Fitri

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 620 2217805 amalan-khusus-yang-dilakukan-sebelum-memantau-hilal-idul-fitri-bbv9P7FOn7.jpg Seseorang sedang mengamati posisi hilal penentuan awal Ramadhan (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

MELIHAT posisi hilal merupakan salah satu cara untuk menentukan awal bulan Hijriyah, khususnya Ramadhan dan Syawal. Biasanya, hal ini dilakukan oleh tim falakiyah, ahli astronomi dan keputusan oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang tentunya dilakukan berdasarkan syariat Islam. Lalu adakah amalan ketika akan melihat hilal?

Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Sirril Wafa mengatakan, sebelum melakukan rukyatul hilal atau melihat hilal, biasanya para ulama melakukan sholat hajat agar diberikan jawaban terbaik saat menentukan awal bulan tersebut.

“Sholat hajat dan berdoa agar terhindar dari kesalahan dalam menyaksikan hilal,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Arab Saudi Akan Umumkan Idul Fitri 1441H pada Jumat Malam Ini

Selain itu, dalam salah satu riwayat hadits Rasulullah SAW menyebutkan, setiap usai menyaksikan hilal sebagai pertanda masuk pergantian bulan adalah dengan memohon ketika pergantian waktu atau bulan diiringi beserta terjaminnya keamanan, dan keselamatan.

“Serta mohon agar masuknya bulan baru itu disertai dengan sikap optimistis, di bawah lindungan dan petunjuk Allah SWT,” katanya.

pengamatan hilal

Sementara itu, dikutip dari buku 'Berkah-berkah Sepertiga Malam yang Terakhir' karya Wahyudi Nuur Arifin, sholat hajat merupakan solusi paling ampuh yang bisa dilakukan oleh kaum muslimin apabila memiliki hajat tertentu.

Baca juga: Astronom: Idul Fitri di Arab Saudi Jatuh pada Minggu 24 Mei

Allah SWT pun memerintahkan kepada hamba-Nya agar hanya meminta kepada-Nya apabila memiliki hajat. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 45-47:

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ ()الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلاَقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Artinya: "Dan mintalah pertolongan (kepada) Allah dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhhya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya" (QS. Al-Baqarah: 45-46).

Dalam Surah Al-Mukmin ayat 60 Allah SWT juga berfirman:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan (permintaan) bagimu" (QS. Al-Mukmin: 60).

Oleh karenanya, dalam menentukan segala hal termasuk dalam menentukan hilal, semua melibatkan Allah SWT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini