Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Layaknya Indonesia, 8 Negara Ini Punya Tradisi Mudik Tapi Kini Juga Dilarang

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 620 2219213 layaknya-indonesia-8-negara-ini-punya-tradisi-mudik-tapi-kini-juga-dilarang-L4ruUXX7QU.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETELAH hampir 1 bulan berpuasa, hari ini seluruh umat muslim merayakannya sebagai hari Lebaran atau Idul Fitri. Di Indonesia, biasanya merayakan lebaran dirayakan dengan pulang kampung.

Tapi ternyata tidak cuma di Indonesia loh tradisi mudik itu berlangsung, ada beberapa negara yang juga menerapkan mudik saat Lebaran. Kini, negara-negara tersebut juga melarang warganya untuk mudik. Negara mana saja kah itu? Yuk, simak!

Malaysia

Tak heran banyak sekali budaya kita yang hampir mirip dengan negara tetangga dan serumpun ini, salah satunya tradisi mudik. Seperti di Indonesia, mayoritas penduduk Malaysia memeluk agama Islam sehingga menjelang Idul Fitri tiba warga yang merantau ke kota untuk bekerja kembali ke kampung halamannya masing-masing untuk menjenguk keluarga dan merayakan Hari Raya bersama-sama.

Jika di Indonesia disebut dengan mudik, beda hal nya di Malaysia disebut dengan “balik kampong”. Balik kampong tak hanya dilaksanakan pada saat lebaran saja, melainkan juga pada saat tahun baru Imlek.

Tapi, tahun ini Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin melarang warganya untuk mudik. "Saya harus minta maaf, tetapi demi keselamatan dan kesehatan kita, perjalanan balik kampung tidak akan diizinkan," ujarnya dilansir The Star mengutip Bernama.

China

China terkenal dengan penduduknya yang padat, walaupun bukan termasuk dengan negara mayoritas muslin, namun ada sekitar 18 juta penduduk yang memeluk agama islam. Sebagian besar muslim di China mendiami wilayah Xinjiang dan Yunnan sehingga tak heran setiap tahun diadakan perayaan yang sangat meriah.

Meskipun libur Idul Fitri di China tidak selama seperti di Indonesia, warga China tetap melangsungkan tradisi mudik atau kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Seusai Sholat Idul Fitri biasanya umat muslim melakukan ziarah ke kuburan para pejuang muslim yang gugur saat Dinasti Qing. Dan selama lebaran, para pria menggunakan jas khas mereka.  

Baca Juga: Sebanyak 4 Ribu Lebih Kendaraan Pemudik di Bekasi Diputar Balik

India

Umat muslim di India saat Lebaran akan berkumpul di masjid Jama yang berlokasi di Old Delhi. Sebab, masjid ini punya nilai sejarah tinggi yang sudah berdiri dari ratusan tahun. Umat muslim pun melakukan ibadah sholat Idul Fitri setiap tahunnya di sini.

Negara terpadat kedua setelah China memiliki tradisi mudik seperti halnya di Indonesia, walaupun negara India memiliki penduduk muslim yang minoritas tidak menyulutkan semangat warga muslim India untuk pulang kampung ke halaman nya.

Namun tak hanya dilakukan oleh penduduk muslim, penduduk non muslim di India melakukan juga tradisi mudik yaitu setiap bulan Oktober atau November untuk merayakan Festival of Lights alias Diwali. Tapi tahun ini, India juga layaknya Indonesia, tidak boleh kembali ke kampung halaman.

"Kami akan membawa kehidupan kembali normal secara bertahap. Kami harus mulai hidup dengan kebiasaan sanitasi yang berubah, menggunakan masker dan menjaga jarak. Kita akan terus berjaga-jaga. Jika kita melihat kerumunan, kita akan menutupnya," kata Maharashtra Chief Minister Uddhav Thackeray.

Pakistan

Sama hal nya seperti di Indonesia, penduduk Pakistan memiliki tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri. Arus mudik bisa kita rasakan di jalur-jalur utama penghubung antar wilayah yang akan sesak dan macet dikarenakan kendaraan pemudik serta angkutan umum.

Sama hal nya seperti di Indonesia, di Pakistan jalur mudik dipersiapkan dengan detail, misal mengerahkan ribuan polisi dan kamera pengintai yang ditempatkan di berbagai lokasi ramai untuk menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat yang hendak pulang kampung.

Bangladesh

Sama seperti di negara berkembang lainnya, banyak penduduk yang pergi merantau ke kota-kota besar untuk bisa memperbaiki nasib tak terkecuali di Bangladesh.

Oleh karena itu saat menjelang Idul Fitri tiba semua muslim di Bangladesh berbondong-bondong menyerbu terminal bus, stasiun kereta api, bahkan menaiki perahu di sungai untuk pulang kampung halaman untuk dapat merayakan Idul Fitri bersama-sama.

Arab Saudi

Negara dimana Ka’bah (tempat suci umat islam) berada menyambut perayaan Idul Fitri sangat meriah sekali. Untuk memeriahkan perayaan Idul Fitri hampir setiap daerah menggelar festival untuk menampilkan berbagai macam pagelaran teater, pertunjukan muslim dan kesenian lainnya.

Oleh karena itu setiap warga yang merantau tidak mau ketinggalan perayaan lebaran yang meriah di daerah masing-masing, sehingga beramai-ramai untuk pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga. Tak hanya dilaksanakan saat menyambut Idul Fitri saja melainkan saat perayaan Idul Adha juga melakukan tradisi mudik.

Baca Juga: Anak-Anak Tak Pulang Jadi Bukti Sayang untuk Ibu saat Lebaran

Saat menjelang perayaan tiba masyarakat Saudi sibuk menata rumah masing-masing agar terlihat indah ketika dikunjungi keluarga atau tetangga saat lebaran, tak hanya itu masyarakat berlomba-loba untuk mempersiapkan makanan mahal dan lezat untuk di hidangkan. Seperti layaknya Indonesia, Arab Saudi juga melarang warganya bepergian.

"Larangan memasuki dan keluar dari area, kota, dan lingkungan yang saat ini berada dalam status lockdown akan berlanjut sampai akhir Ramadan dan Idul Fitri," tulis Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Turki

Negara perbatasan bentua Asia-Eropa ini menjadi pusat pemerintahan kesultanan Islam terbesar di dunia. Tak heran di negara tersebut Idul Fitri dirayakan dengan sangat meriah. Tradisi mudik di Turki dikenal dengan istilah “Baryam”. Pada momen tersebut diisi dengan berkumpul bersama sanak keluarga dan saling bermaafan.

Tradisi ini juga dilanjutkan dengan berziarah dan tabur bunga ke makam keluarga. Perayaan Baryam di Turki semakin manis karena ditandai dengan munculnya pasar bunga di beberapa daerah. Serta semakin semarak dengan aneka makanan manis yang menjadi ciri khas lebaran di Turki.

Baca Juga: Modus-Modus Pemudik Akali Petugas di Pelabuhan Merak

Nigeria

Walaupun liburan Nasional menjelang Idul Fitri berlangsung hanya selama 2 hari. Penduduk muslim Nigeria tetap melakukan tradisi pulang kampung untuk mengunjungi keluarga serta berziarah ke makam keluarga masing-masing.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini