Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Ragukan Puncak Pandemi Covid-19 di Jakarta Akhir September

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 620 2274937 dokter-ragukan-puncak-pandemi-covid-19-di-jakarta-akhir-september-jB1C9qvoL3.jpg Patuhi protokol kesehatan kunci putus penularan Covid-19 (Foto : Okezone)

Ada anggapan bahwa pandemi Covid-19 di DKI Jakarta akan memuncak pada akhir September atau pertengahan Oktober. Pernyataan tersebut dilontarkan Ahli Epidemiologi Universitas Griffith Asutralia Dicky Budiman.

"Jakarta akan mengalami puncak pandemi akhir September atau pertengahan Oktober," katanya. Sementara itu, menurut Dicky, setiap wilayah itu puncak pandeminya berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan perbedaan karakter kenaikan atau penurunan kurva kasus Covid-19 per wilayah.

New Normal

Dia pun menyatakan bahwa puncak pandemi untuk pulau Jawa secara umum akan terjadi pada akhir tahun. Lewat prediksinya itu, dia berharap agar ada antisipasi dari pemerintah, terutama dalam segi pelayanan kesehatan.

Dari prediksi ini pun dia berharap agar semua wilayah di Indonesia sudah harus segera mengantisipasi jika terjadi lonjakan pasien yang harus dirawat di rumah sakit. Menurut Dicky, antisipasi ini diperlukan sebagai indikator paling penting dalam mitigasi pandemi sekarang ini.

"Ketika (layanan) yang ada saat ini sudah mencapai batas maksimum 60 persen dari tingkat hunian rumah sakit, nah ini adalah sinyal bahwa mereka harus segera mengoptimalkan lebih masif dan agresif lagi upaya pelandaian kurva untuk mencegah lonjakan kasus kesakitan yang harus ke RS dan kasus kematian," pungkasnya.

Sementara itu, Okezone coba menanyakan prediksi ini kepada dokter yang menangani langsung pasien Covid-19 di rumah sakit. Diterangkan Dokter Spesialis Paru Primaya Hospital Karawang dr Nurhayati, SpP, dia meragukan prediksi tersebut.

"Ahli epidemiologi aja meleset. Kalau negara masih seperti sekarang penanggulangan Covid-19-nya, sepertinya saya rasa kasus Covid-19 masih terus bertambah banyak. Saya berharap penentu kebijakan mau dan harus menggandeng tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu," tegasnya melalui pesan singkat, Rabu (9/9/2020).

New Normal

Dokter Nurhayati coba memberikan gambaran nyata di rumah sakit. Menurut dia, sekarang itu tenaga kesehatan sudah banyak yang berguguran dan kecapean. Tapi, kasus baru terus bertambah dan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 hampir penuh. Parahnya lagi ICU sangat terbatas.

Kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian juga untuk semua pihak yang berharap pandemi ini bisa selesai. "Jadi, negara harus mengevaluasi dengan kebijakan baru bersama tim ahli dan melengkapi semua sarana dan prasarana dalam mengatasi pandemi ini," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini