Kumpulan Berita

MK.


Nusantara
24 January 2025

Polemik Pelantikan Pejabat ASN Diduga Langgar Aturan Sedang Proses Sidang di MK

Polemik pelantikan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tomohon pada 22 Maret 2024 terus menjadi perhatian.

Nasional
20 January 2025

Usai Putusan MK, Perlu Penataan Sistem Pemilu yang Esensial dan Prosedural

Kawal Pemilu dan Demokrasi (KPD) menggelar Talk About Democracy dengan tajuk Gelanggang Demokrasi Pasca Penghapusan Presidential Threshold (PT), pada Senin (20/1/2025). Kegiatan itu dihadiri puluhan peserta dari berbagai pegiat pemilu dan mahasiswa.

Nasional
19 January 2025

KPK Periksa Hakim MK Ridwan Mansyur, Dalami Tupoksi saat Tugas di MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Ridwan Mansyur pada Kamis (16/1/2025).

Nasional
15 January 2025

Tim Hukum Jhon-Martin Ungkap Temuan Dugaan Penggelembungan Suara di Pilbup Jayawijaya

Tim hukum pasangan nomor urut 4 Pilkada Jayawijaya, Jhon Richard Banua dan Marthin Yogobi menyatakan pihaknya menemukan dugaan penggelembungan suara.

Nasional
15 January 2025

Komisi II DPR Panggil Mendagri, KPU, Bawaslu hingga DKPP Tentukan Jadwal Pelantikan Kepada Derah

Ia menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan dua opsi pelantikan kepala daerah terpilih. Pertama, pelantikan kepala daerah secara serentak akan digelar setelah MK menangani sengketa Pilkada pada 12 Maret 2025.

Nasional
14 January 2025

MK Diminta Batalkan Kemenangan Paslon Edi-Weng

Dia juga menjabarkan serangkaian dugaan kecurangan.

Nasional
13 January 2025

MK Terima Pencabutan Gugatan Pilkada Jateng Paslon Andika-Hendi

Faiz menyampaikan bahwa bedasarkan Pasal 22 peraturan MK nomor 3 tahun 2024, permohonan yang sebelumnya telah diajukan bisa ditarik secara tertulis ataupun lisan di persidangan. Dia juga menyampaikan pencabutan permohonan Pilgub Jateng, nantinya akan dikonfirmasi dalam persidangan selanjutnya.

Nasional
12 January 2025

Ketua DPP PKB Sarankan Masyarakat Jangan Senang Dulu Ambang Batas Presiden Dihapus MK, Ini Sebabnya

Luluk mengingatkan bahwa putusan MK juga turut memberi kewenangan pada pembuat UU terkhusus DPR untuk membuat aturan batasa syarat peserta pilpres.