Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Penularan Virus Corona COVID-19: Bisa 'Jalan-Jalan' via Sepatu Dokter

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Sabtu 18 April 2020 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 18 620 2201135 cara-penularan-virus-corona-covid-19-bisa-jalan-jalan-via-sepatu-dokter-ltZp7fY23h.jpg

MASIH banyak hal yang belum kita ketahui terkait virus Corona COVID-19, mulai dari obat untuk virus tersebut hingga cara penyebarannya. Satu hal yang pasti virus ini menyebar lewat droplet, tapi di beberapa kasus medis, bisa menjadi aerosol karena nebulizer atau alat uap.

Oleh karena itu, World Health Organization (WHO) pun meminta tenaga medis untuk ekstra waspada, bila menangani pasien positif corona COVID-19. Tapi, baru-baru ini ada kejadian tidak terduga di sebuah Rumah Sakit di Phoenix, Amerika Serikat. Dokter menemukan adanya virus corona di apotek, padahal tidak ada satu pasien pun pernah ke sana.

Ternyata, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika, virus corona tersebut terbawa pada sol sepatu para tenaga kesehatan. Sebagaimana dikutip Fox10phoenix, pengujian pun langsung dilakukan pada sol sepatu yang digunakan oleh para tenaga medis yang berjaga di Intensive Unit Care (ICU).

Cara penularan corona

(Baca Juga : Ciri-Ciri Orang Terkena Virus Corona COVID-19, Ada 7 Gejala Baru)

Hasilnya, setengah dari sampel yang diambil dari sol sepatu staf medis, yang bertugas di ICU menunjukkan hasil positif. Memang, virus corona COVID-19 bisa menempel di berbagai permukaan.

Salah satu peneliti ahli epidemiologi di University of North Carolina, Rachel Graham, mengatakan umur tepat virus tergantung pada banyak faktor, termasuk suhu, kelembapan, dan jenis permukaan di sekitarnya. "Kemungkinan berjam-jam hingga satu atau dua hari," jelas Rachel Graham seperti dilansir dari Business Insider.

Dalam kasus virus corona SARS, virus dapat bertahan hidup selama 2 hari pada baja, 4 hari jika menempel di kayu dan kaca, serta 5 hari pada logam, plastik, dan keramik.

(Baca Juga : Kapan Pandemi Virus Corona Berakhir? Ini Jawaban Para Pakar Penyakit Menular)

Para peneliti juga menemukan bahwa satu strain corona SARS bertahan hingga sembilan hari, pada permukaan plastik dengan suhu ruangan yakni 20-25 derajat celcius. Tapi, virus tersebut hanya bertahan antara 2-8 jam pada aluminium, dan kurang dari 8 jam pada lateks.

Oleh karena itu, sol sepatu staf medis bisa menjadi salah satu pembawa virus. Untuk itu, sebelum keluar bangsal rumah sakit, sebaiknya sepatu disemprot disinfektan terlebih dahulu.

(Baca Juga Ditemukan Senyawa Anti Virus yang Bisa Melawan COVID-19)

"Kami sangat merekomendasikan agar orang mendisinfeksi terlebih dahulu sol sepatu, sebelum keluar dari bangsal yang ditempati pasien COVID-19,” sambung para peneliti.

(Baca Juga : Cuma Keluar Beli Makanan, Pria Ini Malah Kena Corona COVID-19)

Selain itu, para peneliti CDC juga menemukan bahwa virus corona COVID-19 tersebut menyebar di lantai, mouse komputer, tempat sampah, hingga handrail gagang penyangga kasur rumah sakit. Sekadar informasi, virus Corona sendiri, sudah tiga kali bermutasi menjadi SARS, MERS kemudian COVID-19.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini