Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Meninggal Dunia karena Corona Bertambah 19 Orang, Terendah dalam Sepekan Terakhir

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 620 2219348 kasus-meninggal-dunia-karena-corona-bertambah-19-orang-terendah-dalam-sepekan-terakhir-NFqJKmtLBP.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

JAKARTA - Jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) bertambah dari 22.271 menjadi 22.750. Sedangkan yang sembuh dari semula 5.402 kini menjadi 5.642 pasien.

Lalu bagaimana dengan yang meninggal dunia? Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Covid-19.go.id, total yang meninggal bertambah 19 orang atau dari 1.372 menjadi 1.391 pada (25/5/2020).

Meski yang wafat bertambah, namun jumlah kasus meninggal hari ini merupakan yang terendah dalam sepekan terakhir.

Sebagai gambaran, pada Selasa 19 Mei 2020 jumlah pasien yang meninggal yaitu 30 orang. Kemudian besoknya berkurang jadi 21 kasus, naik lagi menjadi 36 kaus, naik lagi 48 kasus, selanjutnya turun jadi 25 kasus, turun lagi jadi 21 kasus, dan terendah pada hari ini yaitu 19 kasus.

Sementara Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan sejumlah daerah menunjukkan grafik kasus Covid-19 menurun. Meski begitu, ada pula daerah yang menunjukkan kasus positif Covid-19 meningkat.

Baca Juga: Positif Corona Tembus 22.750 Pasien, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi 

"Beberapa daerah dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan grafik menurun, tapi beberapa daerah menunjukkan grafik meningkat," kata Doni Monardo saat jumpa pers live streaming di Graha BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020).

Lantaran hal itu, Doni mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya mengikuti peraturan yang dikeluarkan pemerintah, yaitu tetap menerapkan physical dan social distanding serta jangan lupa memakai masker saat keluar rumah.

Baca Juga: Jumlah Kasus Positif Corona Bertambah 479, Jatim Penyumbang Terbanyak dengan 223 

Saat ini jumlah kasus positif terbanyak terdapat di DKI Jakarta dengan total 6.634 pasien. Kemudian diikuti Jawa Timur 3,663 kasus dan Jawa Barat 2,091 kasus.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini