Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Telemedis Beri Efek Positif di Tengah Pandemi?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 620 2282328 benarkah-telemedis-beri-efek-positif-di-tengah-pandemi-kv1EcOYCVB.jpg Telemedicine (Foto : Medicalnewstoday)

Pembatasan kunjungan ke fasilitas kesehatan di tengah pandemi Covid-19 mengkhawatirkan sebagian orang. Di sisi lain, keputusan itu mesti di ambil untuk meminimalisir penyebaran virus di masyarakat karena datangi pusat kesehatan.

Meski begitu, tetap saja ada beberapa kelompok yang harus memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter, apalagi menyangkut penyakit kronis. Tapi, bagi Anda yang bergejala ringan, solusi yang ditawarkan sekarang ini adalah memanfaatkan telemedis.

Tapi, menjadi pertanyaan sekarang adalah benarkah telemedis itu membantu? Bukankah bertemu langsung dengan dokter di pusat kesehatan lebih memberi rasa percaya bagi pasien?

Telemedicine

Dijelaskan Ketua Umum Pngurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Faqih, memanfaatkan aplikasi telemedis itu sangat membantu jika Anda mengalami gejala tertentu dan pastinya tetap membuat Anda aman karena dilakukan lewat daring.

Baca Juga : 4 Gaya Centil Wika Salim Pakai Baju Ketat, Netizen: Meuni Geulis!

Ia menambahkan, dengan pasien berkonsultasi pada dokter, itu mengartikan keintiman di antara mereka tetap terjalin. "Keintiman antara dokter dan pasien bisa tercipta karena komunikasi bisa terjalin lebih sering, pasien bisa dengan mudah terkoneksi degan dokter," paparnya beberapa waktu lalu.

Pada praktiknya, VP Operations and Partnership aido health, Jyoti Nagrani, menjelaskan bahwa keberadaan platform telemedis cukup membantu masyarakat mendapatkan fasilitas kesehatan yang merata.

Mengacu pada data Badan Kesehatan Dunia (WHO), terdapat kurang daru sepuluh dokter di antara 10.000 orang di Indonesia. Selain itu, pada 2035 setidaknya 44,9 persen penduduk akan berusia di atas 60 tahun.

Di negara dengan kemacetan tinggi dan infrastruktur yang kurang, itu menjadi faktor semakin banyak orang yang memerlukan metode alternatif untuk berkomunikasi dengan dokter. Nah, solusi telemedis ini dianggap mampu menjawab masalah tersebut, mengingat pengguna internet di Indonesia pun sudah di angka 171 juta orang.

"Dengan teknologi yang dimiliki aido health, kami yakin dapat menutup kesenjangan dan membuat layanan kesehatan lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya pada situasi pandemi sekarang," kata Jyoti, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (23/9/2020).

Telemedicine

Terkait dengan peran tenaga kesehatan dalam penggunaan telemedis di situasi pandemi Covid-19, Advisor aido health dr Roy Panusuan menyatakan, para tenaga kesehatan mestinya beradaptasi dengan perubahan ini. Maksudnya, dengan memanfaatkan platform telemedis seperti aido health, penyedia layanan kesehatan tetap terlaksana.

"Telemedis itu memastikan layanan kesehatan tetap dirasakan langsung pasien. Dengan begitu, dapat menghasilan layanan klinis yang lebih baik dan lebih mudah dijangkau," tambah dr Roy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini